Home Berita Angkringan Masih Jadi Favorit, Warung Baru Muncul di Kebakjetis

Angkringan Masih Jadi Favorit, Warung Baru Muncul di Kebakjetis

182
0

lingkarsolo.com – Di tengah pesatnya perkembangan kuliner modern, angkringan tetap bertahan sebagai bagian dari budaya masyarakat Jawa Tengah. Angkringan tidak hanya dikenal sebagai tempat makan, tetapi juga berperan sebagai ruang interaksi sosial yang menumbuhkan nilai kebersamaan, kesederhanaan, serta kearifan lokal. Hingga kini, angkringan masih menjadi pilihan masyarakat dari berbagai kalangan karena suasananya yang santai dan terbuka.

Fenomena tersebut terlihat di wilayah Solo Raya, di mana angkringan terus menjamur dan menjadi salah satu primadona kuliner. Kondisi ini mendorong sejumlah pelaku usaha untuk memulai usaha di bidang angkringan dengan tetap mempertahankan ciri khas tradisional yang telah lama dikenal masyarakat.

Salah satunya adalah Angkringan Jawa Klasik yang resmi dibuka di Kebakjetis RT 01 RW 09, Desa Nangsri, Kecamatan Kebakramat, Kabupaten Karanganyar, pada Rabu (4/2/2026). Kehadiran angkringan ini menambah daftar kuliner tradisional yang berkembang di Jawa Tengah, khususnya di kawasan Kebakramat dan sekitarnya.

Acara grand opening dihadiri oleh masyarakat setempat, aparatur pemerintah desa, Bhabinkamtibmas desa setempat, serta para pecinta wedangan dan angkringan dari wilayah Kebakramat dan sekitarnya. Suasana pembukaan berlangsung sederhana dan penuh keakraban, mencerminkan karakter angkringan sebagai ruang sosial masyarakat.

Pemilik angkringan, H. Halim Subagyo, mengusung konsep bernuansa Jawa klasik yang selaras dengan tradisi angkringan di Jawa Tengah. Konsep tersebut tercermin dari penataan tempat, sajian yang disajikan, serta suasana yang dihadirkan kepada pengunjung.

Salah satu tamu undangan, Suwarso, mengapresiasi konsep yang ditampilkan. Menurutnya, suasana angkringan terasa nyaman dan sesuai dengan identitas budaya Jawa. “Lagu-lagunya sangat cocok, klasik, dan mendukung nuansa Jawa. Suasananya tertib dan tidak ada minuman keras,” ujar Suwarso.

Dengan konsep tersebut, angkringan ini diharapkan dapat menjadi ruang berkumpul yang positif dan tetap menjaga nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat.

Oleh : Widodo

Redaktur : Silvia Agnes

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here