Home Berita Pria Asal Sidoharjo Ditemukan Meninggal di Sungai Mungkung, Polisi Dalami Dugaan Bunuh...

Pria Asal Sidoharjo Ditemukan Meninggal di Sungai Mungkung, Polisi Dalami Dugaan Bunuh Diri

45
0

LINGKARSOLO, SRAGEN – Seorang pria asal Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen, ditemukan meninggal dunia di aliran Sungai Mungkung, kawasan Jembatan Klumutan atau Jembatan Tlobongan, Kelurahan Sine, Kecamatan Sragen, Sabtu (9/5/2026) pagi. Korban diduga melompat dari atas jembatan pada Jumat (8/5/2026) malam.

Korban diketahui berinisial P.R.A. (31), warga Dukuh Grompolan, Desa Jambanan, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen. Jasad korban ditemukan sekitar 200 meter dari titik awal dugaan korban jatuh ke sungai.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui warga pada Jumat malam sekitar pukul 21.00 WIB. Seorang saksi berinisial S melihat sepeda motor Honda Beat hitam terparkir di atas jembatan dalam kondisi kunci masih menempel.

Di dekat kendaraan itu, saksi juga menemukan sebuah handphone merek OPPO yang masih menyala dan dalam keadaan merekam video. Temuan tersebut kemudian membuat warga curiga hingga akhirnya memanggil warga sekitar lainnya.

Salah satu warga berinisial K.H. mengaku sebelumnya sempat mendengar suara benda jatuh dari arah bawah jembatan. Informasi itu kemudian diteruskan kepada anggota polisi yang tinggal di sekitar lokasi, sebelum akhirnya dilaporkan ke Polsek Sragen Kota.

Menerima laporan tersebut, personel Samapta Polres Sragen bersama Polsek Sragen Kota langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan tempat kejadian perkara sekaligus membantu pencarian korban di sekitar sungai.

Di saat bersamaan, Tim Inafis Satreskrim Polres Sragen melakukan olah TKP dan mengamankan sejumlah barang bukti milik korban, di antaranya sepeda motor serta telepon genggam.

Tim SAR gabungan kemudian diterjunkan untuk melakukan pencarian melalui jalur air dan darat di sekitar lokasi kejadian. Namun pencarian pada Jumat malam dihentikan sementara sekitar pukul 23.55 WIB karena kondisi arus sungai cukup deras dan minim pencahayaan.

Operasi pencarian kembali dilanjutkan Sabtu pagi sekitar pukul 07.00 WIB. Tim SAR air yang terdiri dari 12 personel melakukan penyisiran menggunakan teknik boyo, sementara SRU darat menyisir sisi kanan dan kiri sungai.

Sekitar pukul 08.25 WIB, korban akhirnya ditemukan di aliran Sungai Mungkung. Lima menit kemudian, jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim gabungan.

Korban selanjutnya dibawa menuju RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen untuk dilakukan pemeriksaan medis dan visum.

Kasat Reskrim Polres Sragen, AKP Catur Agus Yudo Praseno, mengatakan hasil pemeriksaan awal tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Dari hasil pemeriksaan luar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ujar AKP Catur.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit epilepsi dan rutin menjalani pengobatan. Keluarga juga menyebut korban pernah melakukan percobaan bunuh diri pada tahun 2024.

Saat ini Satreskrim Polres Sragen masih melakukan pendalaman dan melengkapi keterangan sejumlah saksi guna memastikan rangkaian peristiwa tersebut.

 

Redaktur : Silvia Agnes

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here