Home Berita Kebakaran Pasar Notoharjo Jadi Evaluasi, Pemkot Solo Siapkan Revitalisasi dan Festival

Kebakaran Pasar Notoharjo Jadi Evaluasi, Pemkot Solo Siapkan Revitalisasi dan Festival

118
0

LINGKARSOLO, SURAKARTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Solo menyiapkan langkah pembenahan Pasar Klitikan Notoharjo setelah kebakaran yang terjadi di kawasan pasar tersebut. Wali Kota Solo Respati Ardi meninjau lokasi kejadian pada Rabu (23/9/2026).

Peninjauan itu sekaligus menjadi bagian dari langkah Pemkot Solo untuk memastikan kondisi pasar dan aktivitas perdagangan setelah kebakaran. Respati mengatakan revitalisasi akan segera dilakukan agar para pedagang dapat kembali menjalankan aktivitasnya.

Pembenahan pasar juga akan memperhatikan berbagai masukan yang disampaikan pedagang. Pemkot Solo tidak ingin proses perbaikan berlangsung terlalu lama sehingga kegiatan perdagangan dapat segera kembali berjalan.

“Pertama kita segera cepat tanpa menunggu waktu kita segera revit (revitalisasi), kita benahi agar pedagang bisa berdagang lagi nanti setelah selesai,” kata Respati.

Selain melakukan perbaikan fisik, Pemkot Solo menyiapkan cara untuk kembali menarik masyarakat datang ke Pasar Notoharjo. Salah satu rencana yang disiapkan adalah menggelar festival setelah proses revitalisasi selesai.

Konsep kegiatan yang disiapkan antara lain festival barang bekas serta kontes kendaraan, termasuk motor tua modifikasi. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi daya tarik baru bagi masyarakat untuk kembali berkunjung ke Pasar Notoharjo.

Tidak hanya festival, Pemkot Solo juga menyiapkan undian berhadiah bagi konsumen yang berbelanja langsung di pasar tersebut. Hadiah yang disiapkan antara lain sepeda motor hingga sejumlah barang elektronik.

“Dan tadi mendapatkan masukan dari pedagang, kita akan berikan festival di Pasar Notoharjo. Jadi undian bagi para konsumen yang berbelanja supaya menarik minat belanja. Kita berikan doorprize yang menarik, motor, TV, kulkas untuk para konsumen yang berbelanja langsung di Pasar Notoharjo. Jadi ada festival seperti kontes motor tua modifikasi dan lain-lain,” jelasnya.

Di sisi lain, kebakaran tersebut juga menjadi bahan evaluasi terhadap aktivitas yang dilakukan pedagang di dalam pasar. Respati menyebut pihaknya mendapat informasi mengenai keberadaan sejumlah bahan seperti tiner di lokasi.

Pemkot Solo akan memberikan pembinaan agar aktivitas pedagang dapat dilakukan dengan lebih memperhatikan aspek keamanan dan tidak menimbulkan risiko kebakaran.

“Pasti evaluasi, dan tadi kita undang supaya lebih berhati-hati karena infonya ada beberapa tiner di tempat. Kita akan lakukan pembinaan supaya tidak terkadi hal-hal yang tidak diinginkan,” paparnya.

Respati juga menyoroti penggunaan lantai dua untuk aktivitas bengkel. Menurutnya, area tersebut seharusnya tidak digunakan untuk kegiatan bengkel sehingga penataan aktivitas pedagang akan kembali dievaluasi.

“Karena sejatinya di lantai dua tidak boleh untuk bengkel. Jadi harus di bawah, nanti kita akan lakukan pembinaan,” tambahnya.

Melalui revitalisasi, pembinaan, serta kegiatan festival, Pemkot Solo berharap Pasar Notoharjo dapat kembali ramai. Pembenahan juga diarahkan untuk menciptakan lingkungan pasar yang lebih nyaman dan aman bagi pedagang maupun konsumen.

 

Redaktur : Silvia Agnes

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here