lingkarsolo.com – Car Free Day (CFD) Solo dipastikan tetap berlangsung selama bulan Ramadan 2026. Kegiatan rutin setiap Minggu pagi tersebut tetap digelar di sepanjang Jalan Slamet Riyadi, seperti pelaksanaan pada bulan-bulan sebelumnya.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Surakarta, Andri Wahyudi, menyampaikan bahwa tidak ada perubahan kebijakan untuk sementara waktu. Menurutnya, Dinas Perhubungan tetap membuka CFD selama Ramadan sambil menunggu surat edaran resmi dari Pemerintah Kota Surakarta terkait pengaturan menjelang Lebaran.
“Pada bulan Ramadan tahun 2026 ini, CFD tetap dibuka di Jalan Slamet Riyadi. Kami masih menunggu surat edaran dari pemerintah kota terkait rencana penutupan CFD pada H-7 sampai H+7 Lebaran,” ujar Andri.
PihaknyaRamadan 2026, CFD Solo Nggak Libur! Cek Jadwal dan Aturannya menjelaskan, rencana penghentian sementara CFD tersebut berkaitan dengan masa angkutan mudik dan arus balik Lebaran 1447 Hijriah. Pada periode H-7 hingga H+7, diperkirakan terjadi peningkatan volume kendaraan yang signifikan di wilayah Kota Surakarta.
Menurut Andri, lonjakan arus lalu lintas biasanya terjadi menjelang dan setelah Hari Raya Idulfitri. Karena itu, pengaturan lalu lintas akan menjadi prioritas untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, terutama bagi pemudik yang melintas atau menuju Solo.
Meski demikian, selama belum ada ketentuan resmi mengenai penutupan sementara, pelaksanaan CFD tetap berjalan normal. Masyarakat masih dapat memanfaatkan ruang publik tersebut untuk berolahraga maupun beraktivitas bersama keluarga pada Minggu pagi selama Ramadan.
Dari sisi waktu pelaksanaan, tidak ada perubahan jadwal. CFD tetap digelar mulai pukul 05.00 WIB hingga pukul 09.00 WIB. Penutupan Jalan Slamet Riyadi pada jam tersebut juga tetap mengikuti pola yang sama seperti biasanya.
Dinas Perhubungan mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku serta mengikuti informasi resmi dari pemerintah kota terkait perkembangan kebijakan selama Ramadan dan menjelang Lebaran 1447 Hijriah.
Redaktur : Silvia Agnes









