Home Berita Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, Arus Tol Solo-Ngawi Diprediksi Melonjak Tajam

Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, Arus Tol Solo-Ngawi Diprediksi Melonjak Tajam

61
0

LINGKARSOLO, KARANGANYAR – PT Jasamarga Solo Ngawi menyiapkan sejumlah langkah antisipasi menghadapi lonjakan volume kendaraan selama libur panjang Kenaikan Isa Almasih 2026. Peningkatan arus lalu lintas diperkirakan terjadi mulai 14 hingga 17 Mei 2026, khususnya di ruas Tol Solo – Ngawi yang menjadi jalur favorit pemudik maupun kendaraan komuter.

Direktur Utama PT Jasamarga Solo Ngawi, Mery Natacha Panjaitan mengatakan, pihaknya telah menyiagakan layanan tambahan di sejumlah gerbang tol guna menjaga kelancaran perjalanan pengguna jalan.

Beberapa gerbang tol yang disiapkan gardu tambahan yakni Gerbang Tol Ngemplak, Karanganyar, dan Sragen. Di GT Ngemplak disiagakan tiga gardu exit dan dua gardu entrance. Sementara di GT Karanganyar tersedia dua gardu exit dan dua gardu entrance. Sedangkan GT Sragen disiapkan tiga gardu exit dan dua gardu entrance.

Gardu tambahan atau Oblique Approach Booth (OAB) tersebut akan dioperasikan sewaktu-waktu ketika terjadi peningkatan antrean kendaraan di gerbang utama.

“Selain itu, kami juga memperkirakan adanya puncak lalu lintas komuter yang terjadi pada tanggal 16 Mei 2026, dengan jumlah lalu lintas exit sebesar 28.540 kendaraan dan entrance sebesar 27.763 kendaraan,” ujar Mery, Kamis (14/5).

Tak hanya fokus pada layanan transaksi di gerbang tol, PT Jasamarga Solo Ngawi juga memastikan kesiapan fasilitas pendukung di rest area. Salah satunya keberadaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) untuk mendukung pengguna kendaraan listrik selama musim libur panjang.

Saat ini terdapat total 78 nozzle SPKLU yang tersebar di sejumlah rest area Tol Solo–Ngawi. Fasilitas tersebut berada di Rest Area KM 519, KM 538, serta KM 575 jalur A arah Surabaya dan jalur B arah Jakarta.

PT Jasamarga Solo Ngawi memprediksi total kendaraan keluar atau exit selama periode libur panjang mencapai 104.285 kendaraan. Jumlah tersebut meningkat sekitar 4 persen dibanding kondisi normal harian dan naik 11 persen dibanding periode yang sama pada tahun 2025.

Sementara volume kendaraan masuk atau entrance diperkirakan mencapai 100.599 kendaraan atau rata-rata 25.150 kendaraan per hari.

“Prediksi jumlah lalu lintas kendaraan entrance selama periode yang sama mencapai 100.599 kendaraan,” lanjut Mery.

Pengguna jalan tol dihimbau memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum bepergian. Selain itu, masyarakat juga diminta mengecek saldo uang elektronik, mengisi bahan bakar secukupnya, serta memanfaatkan rest area untuk beristirahat apabila merasa lelah selama perjalanan.

 

Redaktur : Silvia Agnes

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here