Home Berita Putra Putri Solo 2026 Siap Jalankan Misi Pariwisata, Juara Pertama Wakili Surakarta...

Putra Putri Solo 2026 Siap Jalankan Misi Pariwisata, Juara Pertama Wakili Surakarta ke Duta Wisata Jateng

91
0

LINGKARSOLO, SURAKARTA – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Surakarta menegaskan bahwa Putra Putri Solo 2026 bukan sekadar ajang mencari figur muda berprestasi. Para pemenang nantinya akan mengemban tugas sebagai duta pariwisata, seni, dan budaya yang membawa nama Kota Solo di berbagai kegiatan, termasuk tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Hal itu disampaikan dalam Jumpa Pers Pemilihan serta Malam Grand Final Putra Putri Solo 2026 yang digelar di Pendopo Balai Kota Surakarta, Kamis (23/7/2026).

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta, Maretha Dinar Cahyono mengatakan, dalam malam Grand Final akan dipilih 6 pemenang, yakni juara 1, 2, dan 3 hingga  kategori Persahabatan, Favorit, dan Lingkungan. Seluruhnya nanti memiliki peran sebagai representasi Kota Solo.

“Para pemenang nantinya menjadi duta pariwisata, seni, dan budaya. Mereka mempunyai tugas mengangkat nama baik Kota Solo sekaligus menyampaikan visi dan misi sebagai Putra Putri Solo selama masa pengabdian,” kata Maretha.

Ia menambahkan, pasangan Putra dan Putri Solo yang meraih juara pertama akan mewakili Kota Surakarta dalam ajang Duta Wisata Jawa Tengah yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026.

Sementara itu, Kepala Bidang Destinasi dan Pemasaran Pariwisata Disbudpar Kota Surakarta, Yatini Wahyuningsih mengatakan, seluruh pemenang akan langsung terlibat dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan dinas.

“Mereka tidak berhenti setelah malam grand final. Para juara, termasuk kategori Persahabatan, Favorit, dan Lingkungan akan mendapat tugas dari Dinas Pariwisata dan berperan sebagai agen literasi untuk mengenalkan potensi Kota Solo kepada masyarakat,” ujarnya.

Tahun ini, Pemilihan Putra Putri Solo mengusung tema “Amratani Aruming Budaya”, yang menggambarkan semangat generasi muda dalam merawat, menjaga, dan mengembangkan warisan budaya agar tetap relevan di tengah perkembangan zaman.

Antusiasme masyarakat mengikuti ajang ini juga meningkat. Panitia mencatat sebanyak 97 peserta mendaftar, terdiri atas 37 putra dan 60 putri. Setelah melalui seleksi administrasi, tes tertulis, public speaking, dan wawancara, para finalis terbaik mengikuti masa karantina dan pembekalan.

Selama pembekalan, finalis memperoleh materi tentang kepariwisataan, kebudayaan, keprotokolan, etika, personal branding, pengembangan karakter, hingga kunjungan ke sejumlah destinasi wisata di Kota Solo.

Melalui ajang ini, Pemerintah Kota Surakarta berharap lahir generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga mampu menjadi wajah pariwisata, pelestari budaya, serta turut memperkuat citra Solo sebagai Kota Budaya di tingkat nasional maupun internasional.

 

Redaktur : Silvia Agnes

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here