Home Berita Solo Jajaki Kerja Sama Selandia Baru, Peluang Kerja dan Pertukaran Pelajar Dibahas

Solo Jajaki Kerja Sama Selandia Baru, Peluang Kerja dan Pertukaran Pelajar Dibahas

94
0

LINGKARSOLO, SURAKARTA – Peluang kerja sama antara Pemerintah Kota (Pemkot) Solo dan Selandia Baru mulai dibuka. Hal itu mencuat dalam pertemuan Wali Kota Solo Respati Ardi dengan Duta Besar Selandia Baru untuk Indonesia, Philip Nathan Taula, Kamis (10/9/2026).

Pertemuan yang berlangsung di kantor Wali Kota Solo tersebut membahas sejumlah potensi kolaborasi. Dua bidang yang menjadi perhatian utama yakni ketenagakerjaan dan pendidikan.

Respati melihat sektor agrikultur di Selandia Baru dapat menjadi peluang bagi tenaga kerja asal Solo untuk menambah pengalaman. Pemkot Solo berencana menggali kemungkinan pengiriman pekerja untuk mengikuti pengalaman kerja selama satu hingga dua tahun.

Menurut Respati, pengalaman yang diperoleh di luar negeri nantinya dapat dibawa pulang dan dikembangkan di Indonesia.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada bapak Dubes. Fokusnya adalah saya ingin mengirimkan tenaga kerja ke sana. Ada peluang bagus sekali di bidang agrikultur,” kata Respati.

Ia menambahkan, pengalaman kerja tersebut diharapkan tidak berhenti pada kesempatan bekerja di Selandia Baru. Para tenaga kerja yang kembali ke Indonesia dapat menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang didapat selama bekerja.

Selain ketenagakerjaan, Pemkot Solo juga melihat peluang kolaborasi di bidang pendidikan. Salah satu gagasan yang dibahas adalah program pertukaran pelajar.

Melalui program tersebut, pelajar dari Solo diharapkan bisa mendapatkan pengalaman belajar sekaligus mengenal pengelolaan sektor pertanian dan peternakan di Selandia Baru. Bidang tersebut dinilai memiliki potensi yang dapat dipelajari untuk pengembangan di Indonesia.

“Ini lagi kita gali kerja samanya untuk membuka peluang. Dan kerja sama resminya sesegera mungkin nanti akan kami sampaikan,” ujar Respati.

Sementara itu, Philip Nathan Taula menyampaikan keterbukaan Pemerintah Selandia Baru untuk membahas peluang kerja sama dengan Pemkot Solo. Ia menyambut positif pembicaraan mengenai pendidikan maupun kesempatan tenaga kerja Indonesia.

Taula juga menyebut kunjungannya ke Solo kali ini menjadi momen istimewa. Ia mengaku terakhir datang ke Solo pada 1998.

“Saya senang sekali, suatu kehormatan bisa kembali ke Solo. Kunjungan terakhir tahun 98, jadi sudah lama sekali,” ujar Taula.

Pembahasan tersebut selanjutnya akan diarahkan pada peluang kerja sama yang lebih konkret antara kedua pihak, termasuk pendidikan dan ketenagakerjaan. Pemkot Solo berharap komunikasi awal ini dapat berlanjut menjadi program yang memberi manfaat bagi pelajar dan tenaga kerja, sekaligus memperluas hubungan kedua pihak dalam jangka panjang bersama.

 

Redaktur : Silvia Agnes

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here