Home Berita Fadli Zon Soroti Kekayaan Budaya Indonesia di Dies Natalis ke-50 UNS, Dorong...

Fadli Zon Soroti Kekayaan Budaya Indonesia di Dies Natalis ke-50 UNS, Dorong Transformasi Digital

116
0

LINGKARSOLO, SURAKARTA – Perayaan Dies Natalis ke-50 Universitas Sebelas Maret (UNS) berlangsung meriah dengan digelarnya kegiatan budaya dan karya di auditorium kampus, Kamis, 26 Maret 2026. Acara ini mengangkat tema “Merajut Peran Budaya Nusantara” sebagai bentuk upaya mengangkat sekaligus melestarikan kekayaan budaya Indonesia di tengah perkembangan zaman.

Ketua penyelenggara yang juga Dekan Fakultas Ilmu Budaya UNS, Dwi Susanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan hari jadi kampus. Ia menyebut, gelar budaya ini melibatkan mahasiswa serta dihadiri berbagai kalangan.

Acara dihadiri civitas akademika, tamu undangan, serta pengunjung yang turut memadati lokasi kegiatan. Beragam pertunjukan seni dan karya budaya ditampilkan sebagai wujud ekspresi sekaligus edukasi bagi generasi muda.

Rektor UNS, Prof. Hartono, dalam sambutannya menyoroti perubahan besar yang terjadi pada budaya di era digital. Menurutnya, perkembangan teknologi membuka ruang baru dalam menjaga eksistensi budaya tradisional.

“Di era digital kita menyaksikan bagaimana budaya mengalami transformasi yang luar biasa. Digitalisasi membuka peluang besar untuk pelestarian melalui arsip digital, virtual museum, hingga promosi budaya melalui media sosial,” jelasnya.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menekankan bahwa Indonesia memiliki kekayaan budaya yang sangat luas dan beragam. Ia menilai keberagaman tersebut menjadi kekuatan besar yang harus terus dijaga.

Menurutnya, bentang budaya Indonesia dari Sabang hingga Merauke menunjukkan betapa kayanya ekspresi budaya yang dimiliki bangsa ini.

“Ekspresi budaya kita ini luar biasa banyak, dan kaya, dan dalam sekali. Negara memajukan Kebudayaan Nasional Indonesia di tengah peradaban dunia, jadi ini penting sekali,” tegasnya.

Kegiatan gelar budaya ini menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran generasi muda terhadap pentingnya menjaga warisan budaya. Selain itu, pemanfaatan teknologi digital juga dinilai semakin relevan sebagai sarana memperkenalkan budaya Nusantara ke khalayak yang lebih luas. Melalui acara ini, nilai-nilai tradisi diharapkan tetap hidup dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

 

Redaktur : Silvia Agnes

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here