Home Berita Pantau Harga Jelang Lebaran, Wali Kota Solo dan Gubernur Jateng Turun Langsung...

Pantau Harga Jelang Lebaran, Wali Kota Solo dan Gubernur Jateng Turun Langsung ke Pasar Gede

54
0

LINGKARSOLO, SURAKARTA – Suasana Pasar Gede Solo, Rabu (18/3), terlihat lebih ramai dari biasanya. Selain dipadati pembeli yang mulai berburu kebutuhan Lebaran, pasar tradisional ini juga didatangi rombongan pejabat. Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, bersama Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, turun langsung melakukan pengecekan harga bahan pokok.

Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kondisi harga dan ketersediaan pangan tetap aman menjelang Hari Raya Idulfitri 2026. Dalam sidak tersebut, rombongan juga didampingi jajaran Forkopimda. Mereka menyusuri satu per satu lapak pedagang, mulai dari penjual cabai, bawang, hingga daging.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menjelaskan bahwa pemantauan ini merupakan bagian dari langkah pengendalian harga pangan di wilayahnya. Menurutnya, pemerintah tidak hanya mengandalkan sistem digital, tetapi juga perlu melihat langsung kondisi di lapangan.

Ia menyebutkan, Jawa Tengah sebenarnya sudah memiliki aplikasi pemantau harga bernama Si Jagat. Namun, keberadaan teknologi itu tetap harus dilengkapi dengan pengecekan secara langsung agar data yang diperoleh benar-benar sesuai dengan kondisi nyata.

“Hari ini kami cek langsung di Pasar Gede Solo bersama Wali Kota dan Forkopimda untuk memastikan harga bahan pokok penting tetap terkendali,” ujarnya.

Dari hasil pemantauan, sejumlah komoditas yang menjadi perhatian antara lain cabai, bawang merah, bawang putih, serta daging. Secara umum, harga masih dalam kondisi wajar meskipun terjadi kenaikan di beberapa komoditas.

Luthfi menjelaskan, kenaikan harga menjelang Lebaran merupakan hal yang biasa terjadi karena meningkatnya permintaan masyarakat. Namun, ia memastikan stok bahan pokok di Jawa Tengah masih aman untuk memenuhi kebutuhan warga.

Salah satu contoh yang disoroti adalah harga cabai. Sebelumnya, harga sempat melonjak hingga Rp100 ribu per kilogram. Namun saat ini, harga mulai turun dan berada di kisaran Rp70 ribu hingga Rp80 ribu per kilogram.

Untuk menjaga agar harga tetap stabil, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi. Salah satunya melalui intervensi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) pangan, yakni Jawa Tengah Agro Berdikari.

Jika terjadi lonjakan harga yang signifikan, pihak BUMD akan turun langsung ke pasar untuk membantu menstabilkan harga. Selain itu, pemerintah juga menggandeng Bulog dan berbagai pihak terkait untuk memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar.

Sementara itu, Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi. Langkah ini dilakukan agar stabilitas harga di Kota Solo tetap terjaga, terutama menjelang Lebaran.

Ia berharap masyarakat tidak perlu khawatir terkait ketersediaan bahan pokok. Pemerintah akan terus melakukan pemantauan hingga mendekati hari raya, guna memastikan kebutuhan warga dapat terpenuhi dengan harga yang tetap terjangkau.

 

Redaktur : Silvia Agnes

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here