Home Berita Banjir Kaliwingko – Joyotakan Makin Parah, Air Setinggi Pinggang Orang Dewasa, Evakuasi...

Banjir Kaliwingko – Joyotakan Makin Parah, Air Setinggi Pinggang Orang Dewasa, Evakuasi Warga Berlangsung

101
0

LINGKARSOLO, SUKOHARJO – Banjir yang melanda wilayah Kaliwongko, Kecamatan Grogol, Sukoharjo, hingga kawasan Joyotakan, Serengan, Surakarta, terpantau semakin parah pada Rabu siang. Berdasarkan pantauan LingkarSolo, sekitar pukul 14.00 WIB, ketinggian air terus meningkat dan belum menunjukkan tanda-tanda akan surut.

Di wilayah Kaliwongko, terdapat lima gang yang seluruhnya terdampak banjir. Ketinggian air di beberapa titik bahkan mencapai pinggang orang dewasa. Kondisi ini membuat aktivitas warga lumpuh total.

Genangan air di kawasan tersebut terpantau memanjang hingga kurang lebih 500 meter, bahkan meluas sampai area sekitar Grand Mercure. Situasi serupa juga terjadi di wilayah Joyotakan yang berada di perbatasan Sukoharjo dan Surakarta.

Di Joyotakan, lima gang turut terdampak banjir dengan panjang genangan sekitar 500 meter, membentang hingga kawasan Patung Soekarno. Warga di lokasi tampak mulai berupaya menyelamatkan barang-barang berharga ke tempat yang lebih aman.

Salah seorang warga Joyotakan mengungkapkan, kondisi banjir kali ini jauh lebih parah dibanding pagi hari. Ia menyebut, ketinggian air sebelumnya masih setinggi lutut, namun terus mengalami peningkatan saat siang hari.

“Dari pagi cuma se lutut, tapi siang malah naik terus sampai sekarang,” ujarnya.

Tim dari BPBD bersama relawan SAR terus melakukan evakuasi terhadap warga terdampak. Sebagian warga memilih mengungsi ke lokasi yang lebih aman, sementara sebagian lainnya masih bertahan di rumah masing-masing.

Proses evakuasi tersebut turut berdampak pada arus lalu lintas. Kemacetan parah terjadi di sekitar Jalan Brigjen Sudiarto dan Jalan Ir Soekarno, dengan panjang antrean kendaraan mencapai sekitar dua kilometer.

Warga berharap banjir segera surut dan kondisi dapat kembali normal. Ketinggian air yang terus meningkat menimbulkan kekhawatiran, terutama bagi warga yang masih bertahan di lokasi terdampak.

Hingga berita ini diturunkan, RT setempat masih terus melakukan pendataan terhadap jumlah warga yang terdampak banjir.

 

Redaktur: Silvia Agnes

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here