LINGKARSOLO, BOYOLALI – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kabupaten Boyolali tahun 2026 berlangsung meriah dan penuh semangat. Kegiatan yang digelar pada Selasa, 28 April 2026 ini menjadi ajang tahunan untuk menjaring generasi Qurani terbaik dari seluruh kecamatan di Boyolali.
Acara ini tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan mental dan spiritual generasi muda. Para peserta yang datang dari berbagai kecamatan menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam bidang tilawah, hafalan, hingga cabang lomba lainnya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Boyolali, Syawaludin, menyampaikan bahwa MTQ merupakan bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap pengembangan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
“Puji syukur alhamdulillah hari ini Boyolali melaksanakan kegiatan MTQ tahun 2026. Ini kegiatan rutin tiap tahun sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap syiar agama sekaligus pembangunan generasi muda,” ujarnya.
Ia menambahkan, melalui ajang ini diharapkan dapat terpilih peserta terbaik yang nantinya mewakili Boyolali ke tingkat Provinsi Jawa Tengah, bahkan hingga nasional.
“Kita berharap dengan pelaksanaan MTQ 2026 ini nanti kita pilih adik-adik terbaik untuk maju ke tingkat provinsi. Syukur bisa sampai nasional, mohon doanya,” lanjutnya.
Sementara itu, panitia penyelenggara menyebutkan bahwa MTQ tahun ini diikuti ratusan peserta dari berbagai cabang lomba. Mulai dari seni baca Al-Quran, hafalan 10, 20 hingga 30 juz, hingga cabang fahm, syarh, dan kaligrafi Al-Quran.
Panitia juga menekankan pentingnya kualitas pelaksanaan dan prestasi peserta. Selain itu, maksud dan tujuan kegiatan ini adalah mampu meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Quran serta memperkuat nilai keagamaan di tengah arus globalisasi.
Dalam hasil perlombaan, sejumlah peserta berhasil meraih prestasi membanggakan. Di antaranya, pada cabang Tartil Al-Quran putra, juara pertama diraih Muhammad Akhdan Alhazmi dari Cepogo dengan nilai 92. Sedangkan kategori putri dimenangkan Durrutun Nafisah dari Wonosamodro dengan nilai 91,6.
Pada cabang Tilawah Anak, Muhammad Alfian Audi Wardana dari Wonosamodro berhasil menjadi juara pertama putra, sementara kategori putri diraih Amira Nurul Khumaira dari Gladagsari.
Untuk cabang hafalan Al-Quran, berbagai nama dari sejumlah kecamatan juga mendominasi perolehan juara, baik pada kategori 10 juz, 20 juz, maupun 30 juz, baik putra maupun putri.
Salah satu peserta, Senja Maulida Khoiri yang meraih Harapan 3 Tilawah Anak Putri, mengaku bangga bisa ikut serta dalam ajang ini.
“Saya senang karena di sini adalah kegiatan yang bisa lebih mensyiarkan Islam,” ungkapnya.
Dengan berakhirnya MTQ 2026 ini, selanjutnya para juara di masing masing cabang akan mewakili Kabupaten Boyolali untuk tampil dalam lomba di tingkat selanjutnya.
Oleh : Widodo
Redaktur : Silvia Agnes








