Home Berita 57 Biksu Thudong Masuk Solo, Kirab Waisak Dipadati Ribuan Warga

57 Biksu Thudong Masuk Solo, Kirab Waisak Dipadati Ribuan Warga

76
0

LINGKARSOLO, SURAKARTA – Nuansa penuh kebersamaan terlihat di Kota Solo, Sabtu (23/5/2026). Puluhan Biksu Thudong yang menjalani perjalanan spiritual tiba di Kota Bengawan dan langsung disambut hangat masyarakat. Kedatangan rombongan biksu lintas negara itu menjadi perhatian warga karena baru pertama kali melintasi Solo dalam rangkaian Waisak 2570 TB/2026.

Sebanyak 57 biksu asal Thailand, Malaysia, Laos, dan Indonesia tiba di Vihara Dhamma Sundara setelah berjalan kaki dari Bali menuju Candi Borobudur. Setibanya di vihara, para biksu langsung mengikuti prosesi pembasuhan kaki yang dilakukan umat Buddha sebagai bentuk penghormatan dan penyambutan.

Ratusan warga tampak memadati area vihara sejak siang hari. Banyak masyarakat sengaja datang untuk melihat langsung para biksu yang menjalani tradisi Thudong, yakni perjalanan spiritual dengan berjalan kaki menempuh ribuan kilometer sebagai bentuk latihan kesederhanaan, disiplin, dan pengendalian diri.

Usai beristirahat di vihara, rombongan Biksu Thudong melanjutkan agenda menuju Pura Mangkunegaran untuk menghadiri penyambutan bersama KGPAA Mangkunegoro X. Setelah itu, para biksu mengikuti Kirab Waisak Tahun 2026 dari Loji Gandrung menuju Plaza Balai Kota Solo pada Sabtu malam.

Urutan kirab diawali pasukan pembawa bendera Merah Putih dan bendera Buddhis. Di belakangnya tampil kelompok Reog Ponorogo dan peserta Solo Batik Carnival. Selanjutnya prajurit Mangkunegaran ikut mengawal jalannya prosesi. Rombongan Biksu Thudong kemudian berjalan bersama arca Rupang Siddhartha Gautama yang menjadi pusat prosesi Waisak. Di barisan belakang, Wali Kota Solo bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Forum Kerukunan Umat Beragama, serta masyarakat lintas agama ikut berjalan bersama. Warga Muslim, Kristen, Katolik, Hindu, Konghucu, hingga penghayat kepercayaan tampak membaur mengikuti kirab sebagai simbol kerukunan dan persatuan di Kota Solo.

Wali Kota Solo, Respati Ardi mengatakan, Pemerintah Kota Surakarta berkomitmen mendukung seluruh kegiatan keagamaan yang berlangsung di Kota Bengawan.

“Selamat datang dan terima kasih kepada rombongan dari beberapa negara. Pemerintah Kota Surakarta terus mendukung kegiatan hari raya seluruh agama yang ada di Indonesia,” ujar Respati saat memberikan sambutan.

Ia menyebut kegiatan kirab dan penyambutan Biksu Thudong menjadi budaya baru di Kota Solo yang diharapkan bisa terus berjalan setiap tahun.

“Hari ini kita bersama-sama menyaksikan kebiasaan baru dari Kota Solo untuk memfasilitasi seluruh agama besar merayakan hari rayanya masing-masing,” lanjutnya.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan pada hari Minggu pagi (24/05/2026) , di Balaikota Surakarta, dilaksanakan pelepasan Biksu Thudong menuju candi Borobudur oleh Walikota Surakarta.

 

Redaktur : Silvia Agnes

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here