Home Berita Sambut HUT RI Ke-81, Lomba Gapura Pitoelasan di Solo Berhadiah Puluhan Juta,...

Sambut HUT RI Ke-81, Lomba Gapura Pitoelasan di Solo Berhadiah Puluhan Juta, Kampung Diajak Tampilkan Identitas Budaya

116
0

LINGKARSOLO, SURAKARTA – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kota Surakarta menggandeng PT Citra Warna Abadi melalui produk Weldon Cat Tembok Ber-SNI untuk menggelar Lomba Gapura Pitoelasan. Program ini diharapkan mampu menghidupkan semangat gotong royong sekaligus mempercantik lingkungan kampung dengan menonjolkan identitas budaya di setiap wilayah.

Sosialisasi tahap pertama lomba tersebut diikuti para camat dan lurah se-Kota Solo di Bale Tawang Arum, Kompleks Balai Kota Surakarta, belum lama ini. Melalui kegiatan itu, pemerintah mengajak seluruh kelurahan mulai mempersiapkan gapura terbaik yang nantinya akan dinilai dalam kompetisi.

Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani mengatakan, peringatan Hari Kemerdekaan setiap tahun selalu diwarnai berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat. Kali ini, lomba gapura menjadi salah satu agenda yang dinilai mampu memberikan dampak nyata bagi lingkungan.

“Dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, seperti agenda rutin setiap tahun memang ada banyak kegiatan. Hari ini kami mendampingi PT Citra Warna Abadi yang mendukung adanya lomba gapura. Saya kira kegiatan ini sangat baik untuk kampung-kampung di Kota Surakarta,” ujar Astrid.

Menurutnya, lomba tersebut bukan sekadar memperindah pintu masuk kampung. Gapura juga menjadi wajah kawasan yang bersih, rapi, serta memiliki karakter khas sesuai budaya masing-masing wilayah.

Astrid menjelaskan, pihaknya telah mengundang para camat dan lurah agar ikut menyosialisasikan program tersebut kepada masyarakat. Dengan begitu, warga dapat bersama-sama mewujudkan lingkungan yang nyaman dipandang.

“Kami ingin mewujudkan lingkungan yang tidak hanya bersih, tetapi juga indah. Dengan pengecatan gapura ini, wajah Kota Solo akan semakin cantik,” katanya.

Ia menambahkan, tren wisata di Solo saat ini juga menjadi alasan penting mengapa penataan kampung perlu terus didorong. Banyak wisatawan yang memilih berjalan kaki menyusuri gang-gang untuk mencari lokasi menarik atau hidden gems.

“Kondisi ini sangat relevan. Wisatawan sekarang banyak berjalan kaki menyusuri kampung. Karena itu, setiap wilayah perlu memiliki gapura yang menarik sekaligus menunjukkan karakter budayanya,” jelas Astrid.

Sementara itu, perwakilan PT Citra Warna Abadi menyampaikan kolaborasi bersama Pemkot Surakarta merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan lingkungan berbasis partisipasi masyarakat.

Pihaknya mengaku memiliki visi yang sama dengan Pemerintah Kota Surakarta, yakni menguatkan semangat gotong royong dan kreativitas warga melalui penataan lingkungan.

“Nanti penilaiannya melihat semangat gotong royong, kreativitas, serta bagaimana ikon-ikon Kota Solo bisa ditampilkan pada gapura. Harapannya, ketika wisatawan datang, mereka bisa langsung melihat identitas Kota Solo dari setiap kampung,” ungkapnya.

Selain menjadi ajang mempercantik lingkungan, lomba ini juga menyediakan hadiah dengan total puluhan juta rupiah bagi peserta terbaik. Pemerintah Surakarta berharap kompetisi tersebut mampu mendorong masyarakat semakin peduli terhadap kebersihan, keindahan, dan pelestarian budaya di lingkungan masing-masing selama momentum peringatan HUT RI ke-81.

 

Redaktur : Silvia Agnes

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here