Home Berita Api Kebangkitan Nasional Menyala di Solo, Astrid Widayani Ajak Warga Tetap Bersatu...

Api Kebangkitan Nasional Menyala di Solo, Astrid Widayani Ajak Warga Tetap Bersatu Hadapi Krisis

69
0

LINGKARSOLO, SURAKARTA – Suasana khidmat terasa di Halaman Tugu Kebangkitan Nasional, Kota Solo, Rabu (20/05) pagi, saat jajaran Pemerintah Kota Surakarta menggelar Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 Tahun 2026. Kegiatan tersebut menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan bangsa di tengah berbagai tantangan yang dihadapi Indonesia saat ini.

Pemilihan lokasi upacara di kawasan Tugu Kebangkitan Nasional bukan tanpa alasan. Tempat tersebut dinilai memiliki nilai sejarah panjang terkait lahirnya berbagai gerakan perjuangan bangsa dari Kota Solo.

Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, menyebut Solo selama ini dikenal sebagai salah satu kota yang melahirkan banyak organisasi dan gerakan nasional.

“Solo punya sejarah panjang dalam perjuangan bangsa. Banyak pergerakan lahir dari kota ini, mulai dari organisasi masyarakat hingga olahraga nasional. Karena itu semangat kebangkitan harus terus dijaga,” ujarnya usai upacara.

Menurut Astrid, simbol api yang terus menyala di kawasan tugu menjadi gambaran bahwa semangat cinta tanah air tidak boleh padam. Ia berharap masyarakat tetap menjaga kekompakan meski kondisi bangsa tengah menghadapi banyak tantangan.

Dalam kesempatan itu, Astrid juga menyinggung filosofi budaya Jawa yang selama ini dikenal di masyarakat Solo. Filosofi tersebut mengajarkan pentingnya saling merangkul, gotong royong, dan menjaga kebersamaan.

“Semua elemen masyarakat harus ikut merasa memiliki kota ini dan ikut berkontribusi untuk bangsa. Apapun tantangannya, kita harus tetap bersatu,” katanya.

Ia menambahkan, kondisi ekonomi maupun persoalan sosial yang terjadi saat ini tidak boleh membuat masyarakat kehilangan semangat kebangsaan. Justru momentum Hari Kebangkitan Nasional diharapkan menjadi pengingat agar masyarakat semakin kuat menghadapi situasi yang ada.

Usai upacara, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan ziarah ke Taman Makam Pahlawan Kusuma Bhakti Jurug. Dalam kegiatan tersebut, jajaran pemerintah bersama peserta upacara melakukan penghormatan dan tabur bunga di pusara para pahlawan.

Ziarah tersebut menjadi bentuk penghormatan atas jasa para pejuang yang telah mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Di sela rangkaian kegiatan ziarah, Astrid Widayani  mengatakan semangat kebangkitan nasional harus diwujudkan melalui tanggung jawab sebagai warga negara yang baik.

“Kebangkitan nasional ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk menjaga kedaulatan negara dan menjaga persatuan Indonesia. Semua masyarakat harus mengambil peran masing-masing demi bangsa,” ucapnya.

Ia juga mengajak generasi muda agar tidak melupakan perjuangan para pahlawan. Menurutnya, semangat perjuangan harus diteruskan dalam kehidupan sehari-hari melalui kontribusi positif bagi lingkungan dan negara.

 

Redaktur : Silvia Agnes

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here