Home Berita 88 Kasus TB Paru Ditemukan di Sragen, Bhabinkamtibmas Jadi Garda Terdepan Lacak...

88 Kasus TB Paru Ditemukan di Sragen, Bhabinkamtibmas Jadi Garda Terdepan Lacak Penularan

101
0

LINGKARSOLO, SRAGEN – Upaya menekan penyebaran tuberkulosis (TB) paru di Kabupaten Sragen terus diperkuat. Tidak hanya mengandalkan tenaga kesehatan, proses pencarian kasus kini juga mendapat dukungan dari jajaran Bhabinkamtibmas Polres Sragen yang terjun langsung mendampingi kegiatan tracing hingga tingkat desa.

Pada pelaksanaan tracing tahap ketiga yang berlangsung selama 13 Juni hingga 14 Juli 2026, tercatat 88 warga dinyatakan positif TB paru. Dari temuan tersebut, petugas kemudian melakukan penelusuran terhadap orang-orang yang pernah melakukan kontak erat dengan pasien untuk mencegah penyebaran penyakit semakin meluas.

Sebanyak 190 warga telah menjalani pemeriksaan melalui tes dahak maupun pemeriksaan darah. Langkah tersebut menjadi bagian dari deteksi dini agar penderita bisa segera memperoleh pengobatan dan risiko penularan di lingkungan sekitar dapat ditekan.

Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari tenaga kesehatan puskesmas, Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen, hingga Bhabinkamtibmas yang bertugas di seluruh 20 kecamatan. Kehadiran anggota kepolisian di lapangan tidak hanya membantu proses pendataan, tetapi juga memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya pemeriksaan serta kepatuhan menjalani pengobatan.

Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari mengatakan, keterlibatan Polri dalam program tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah meningkatkan kesehatan masyarakat.

“Penanganan TB bukan hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan. Polri melalui Bhabinkamtibmas hadir untuk memperkuat upaya pemerintah dengan mendekatkan layanan kepada masyarakat, mengedukasi warga, serta mendukung proses tracing agar penularan dapat segera diputus,” ujar Kapolres Sragen, Kamis (16/7/2026).

Selain membantu tracing, Bhabinkamtibmas juga berperan menghilangkan stigma terhadap penderita TB. Dengan komunikasi yang lebih dekat kepada warga, masyarakat diharapkan tidak ragu memeriksakan diri apabila mengalami gejala atau pernah berkontak dengan pasien.

Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Polres Sragen berharap penemuan kasus dapat dilakukan lebih cepat, pengobatan berjalan tuntas, dan target eliminasi TB paru di Kabupaten Sragen dapat tercapai secara bertahap.

 

Redaktur : Silvia Agnes

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here