Home Berita Sekda Solo Sidak SPPG, Menu Kering Jadi Sorotan Soal Kandungan Gizi

Sekda Solo Sidak SPPG, Menu Kering Jadi Sorotan Soal Kandungan Gizi

116
0

lingkarsolo.com – Pemerintah Kota Surakarta melalui Satuan Tugas melakukan peninjauan ke sejumlah lokasi SPPG di Kota Solo. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan, mulai dari persiapan hingga hasil akhir yang diterima masyarakat.

Sekretaris Daerah Kota Surakarta, Budi Murtono, ditemui seusai meninjau salah satu lokasi SPPG Solo, Rabu (25/02/2026), menjelaskan bahwa monitoring dilakukan secara rutin. Menurutnya, pengawasan ini menjadi bagian dari evaluasi berkelanjutan agar setiap SPPG di Solo mampu memenuhi standar yang telah ditetapkan.

“Satgas melakukan monitoring rutin di seluruh SPPG yang ada di Kota Solo. Kami melihat langsung proses alur persiapan yang dilakukan,” ujarnya.

Sekda Solo menegaskan, hasil peninjauan tersebut nantinya akan menjadi bahan masukan bagi seluruh kepala SPPG, khususnya di Solo. Catatan yang diberikan tim satgas diharapkan segera ditindaklanjuti agar pelayanan semakin baik dan sesuai aturan.

Salah satu poin penting yang menjadi perhatian adalah menu kering yang disajikan selama Bulan Ramadhan ini. Budi Murtono menyebut, menu tersebut perlu dikoreksi kembali, terutama terkait kandungan gizinya. Hal ini karena terdapat ketentuan khusus yang harus dipenuhi agar nilai gizi tetap seimbang dan sesuai standar.

“Menu kering harus dikoreksi lagi kandungan gizinya. Ada aturan yang harus dipatuhi, sehingga perlu penyesuaian jika masih ada kekurangan,” jelasnya.

Selain aspek menu, tim satgas juga melakukan peninjauan terhadap kelengkapan fasilitas pendukung. Beberapa hal yang menjadi fokus pemeriksaan antara lain kelengkapan kandungan gizi dalam setiap sajian, keberadaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), serta kondisi drainase di sekitar lokasi.

Menurut Budi, IPAL wajib tersedia untuk memastikan limbah yang dihasilkan dapat dikelola dengan baik dan tidak mencemari lingkungan. Drainase juga harus dalam kondisi bersih dan berfungsi optimal guna mencegah genangan maupun potensi masalah kesehatan.

Tak hanya itu, kesegaran bahan makanan juga menjadi perhatian utama. Tim memastikan bahwa seluruh bahan yang digunakan dalam proses pengolahan masih dalam kondisi baik dan layak konsumsi. Pemeriksaan ini dilakukan untuk menjaga kualitas makanan serta keamanan bagi penerima manfaat.

Pemerintah Kota Surakarta berharap, melalui monitoring rutin ini, standar operasional di setiap SPPG dapat semakin meningkat. Evaluasi yang dilakukan tidak hanya bersifat pengawasan, tetapi juga sebagai bentuk pembinaan agar seluruh pengelola memahami dan menerapkan ketentuan yang berlaku.

Dengan adanya peninjauan berkala, dihimbau pelayanan SPPG di Kota Solo dapat berjalan optimal, baik dari sisi kualitas gizi, kebersihan lingkungan, maupun pengelolaan fasilitas pendukung.

 

Redaktur : Silvia Agnes

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here