Home Berita PBB Beberkan 3 TNI Gugur di Lebanon, Dubes Iran dalam Kunjungan ke...

PBB Beberkan 3 TNI Gugur di Lebanon, Dubes Iran dalam Kunjungan ke Solo Kecam Keras

74
0

LINGKARSOLO, SURAKARTA – Kabar duka datang dari misi perdamaian dunia. Tiga prajurit TNI dilaporkan gugur saat menjalankan tugas bersama pasukan perdamaian PBB di Lebanon Selatan. Informasi ini disampaikan langsung oleh pihak PBB terkait insiden yang terjadi dalam dua hari berturut-turut.

Berdasarkan keterangan resmi PBB, dua prajurit TNI meninggal dunia pada Senin, 30 Maret 2026, setelah sebuah ledakan menghantam konvoi logistik pasukan UNIFIL. Sementara satu prajurit lainnya gugur sehari sebelumnya, Minggu 29 Maret 2026, akibat tembakan yang dilaporkan berasal dari militer Israel.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius dunia internasional, termasuk Kedutaan Besar Iran yang turut memberikan tanggapan saat berkunjung ke Surakarta. Dalam pernyataannya, Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyampaikan kecaman keras atas insiden yang menewaskan prajurit Indonesia tersebut.

Mohammad Boroujerdi menilai serangan tersebut mencerminkan pelanggaran terhadap aturan perang internasional. Ia menegaskan bahwa dalam situasi konflik sekalipun, pihak-pihak yang bertikai wajib mematuhi norma dan hukum internasional, terutama terhadap pasukan penjaga perdamaian.

“Malangnya, rejim penjahat Israel tidak mentaati peraturan internasional dalam perang, terus melanggar, dan melanggar kembali,” ujar Dubes Iran.

Menurutnya, pasukan perdamaian seperti TNI yang tergabung dalam misi PBB seharusnya mendapatkan perlindungan khusus. Namun, dalam insiden ini justru menjadi sasaran serangan yang berujung korban jiwa.

“Para pihak yang bertugas menjaga perdamaian harusnya diberikan pengecualian, tetapi justru menjadi sasaran. Ini merupakan hal yang harus dikutuk,” lanjutnya.

Selain menyampaikan kecaman, pihak Kedubes Iran juga mengungkapkan rasa belasungkawa kepada pemerintah dan masyarakat Indonesia. Mereka mengaku telah menyampaikan empati secara resmi atas gugurnya prajurit TNI.

“Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada bangsa dan pemerintah Indonesia atas insiden ini,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Iran juga mengajak masyarakat internasional untuk bersatu menghentikan konflik bersenjata. Ia menekankan bahwa perang selalu membawa dampak besar, terutama bagi masyarakat sipil yang kerap menjadi korban utama.

“Perang bukan merupakan hal yang baik. Masyarakat sipil selalu menjadi korban utama, dan ini harus kita hentikan bersama,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat Indonesia, termasuk pemerintah daerah, untuk ikut menyuarakan penolakan terhadap perang melalui berbagai kampanye damai.

Insiden ini menjadi pengingat bahwa misi perdamaian dunia memiliki risiko tinggi. Hingga saat ini, situasi di Lebanon Selatan masih terus menjadi perhatian global.

 

Redaktur : Silvia Agnes

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here