Home Berita Marut Kelapa di CFD! Pra Festival Jenang Solo 2026 Curi Perhatian Warga

Marut Kelapa di CFD! Pra Festival Jenang Solo 2026 Curi Perhatian Warga

166
0

lingkarsolo.com – Car Free Day di sepanjang Jalan Slamet Riyadi, Surakarta, Minggu pagi (15/02/2026) berlangsung meriah. Cuaca cerah membuat ribuan warga leluasa menikmati suasana, terlebih dengan hadirnya Pra Event Festival Jenang Solo 2026. Kegiatan ini menjadi pembuka rangkaian peringatan Hari Jadi ke-281 Kota Surakarta yang jatuh pada 17 Februari.

Dalam kesempatan tersebut, panitia memperkenalkan tema Festival Jenang tahun ini, yakni Nirmala Nusantara. Tema ini dimaknai sebagai ajakan untuk menyambut ulang tahun kota dengan hati yang bersih serta semangat kebersamaan. Panggung sederhana di area CFD menjadi ruang pertemuan antara budaya, tradisi, dan masyarakat.

Sambutan Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayati, yang dibacakan oleh Kepala Dinas Pariwisata Kota Surakarta, Maretha Dinar Cahyono, menekankan bahwa festival ini bukan sekadar agenda tahunan. Ada nilai filosofis yang ingin disampaikan melalui proses pembuatan jenang, makanan tradisional yang telah lama melekat dalam budaya Jawa.

Peserta diajak memahami salah satu tahapan penting sebelum menjadi jenang, yakni “marut kelapa”. Dari kelapa yang diparut akan dihasilkan santan, bahan utama yang memberi rasa gurih dan lezat pada jenang. Proses ini menjadi simbol bahwa sesuatu yang manis tidak hadir secara instan. Dibutuhkan ketekunan, kerja keras, dan kesabaran agar hasilnya maksimal.

Nilai tersebut dinilai selaras dengan perjalanan Kota Solo yang terus berkembang dari waktu ke waktu. Membangun kota, menjaga harmoni sosial, serta merawat tradisi memerlukan proses panjang dan komitmen bersama. Melalui Festival Jenang, masyarakat diajak kembali mengingat pentingnya menjaga warisan budaya sebagai identitas daerah.

Kegiatan pra event ini terselenggara berkat kolaborasi Yayasan Jenang Indonesia bersama Pemerintah Kota Surakarta, dengan dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Sinergi tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat budaya lokal sebagai bagian dari jati diri bangsa.

Sebagai penutup acara, jenang dibagikan secara simbolis kepada anak-anak dan warga masyarakat yang ada di CFD untuk dicicipi. Momen itu menambah keceriaan pagi sekaligus menjadi rangkaian kegiatan menuju puncak Festival Jenang Solo 2026 yang akan digelar di Koridor Ngarsopuro Surakarta, pada tanggal 17 Februari 2026, pukul 08.00 – 11.00 WIB. Antusiasme warga di CFD menjadi bukti bahwa tradisi tetap hidup dan mendapat tempat di hati masyarakat.

Oleh : Agus Haryanto

Redaktur : Silvia Agnes

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here