Home Berita Wali Kota Solo Pastikan Kepulangan Jemaah Umrah Aman, 120 Sempat Tertunda Akibat...

Wali Kota Solo Pastikan Kepulangan Jemaah Umrah Aman, 120 Sempat Tertunda Akibat Konflik Timur Tengah

93
0

LINGKARSOLO, SURAKARTA – Situasi konflik di Timur Tengah sempat berdampak pada jadwal kepulangan jemaah umrah asal Solo. Tercatat sekitar 120 orang harus menunggu penerbangan lanjutan karena adanya penyesuaian rute. Meski demikian, seluruh jemaah dipastikan dalam kondisi baik. Wali Kota Solo pastikan Kepulangan Jemaah Umrah Aman.

Ketua Perhimpunan Pengusaha Biro Ibadah Umrah dan Haji Indonesia (Perpuhi) Solo, Her Suprabu mengatakan para jemaah yang tertunda tetap mendapat pelayanan dari maskapai. Selama masa tunggu, mereka difasilitasi tempat menginap serta konsumsi harian. Ia memastikan tidak ada jemaah yang terlantar.

Menurutnya, keberangkatan umrah dari wilayah Soloraya hingga kini masih berjalan. Terutama menjelang akhir Ramadan sampai Syawal, agenda pemberangkatan tetap ada. Sekitar 25 hingga 30 rombongan masih terjadwal berangkat menggunakan penerbangan langsung. Maskapai seperti Lion Air dan Garuda Indonesia melayani rute direct flight dengan jalur yang telah disesuaikan agar tidak melintasi wilayah rawan.

Untuk penerbangan yang sebelumnya transit di sejumlah negara terdampak konflik, maskapai melakukan penjadwalan ulang atau pengalihan rute. Langkah ini diambil sebagai upaya menjaga keselamatan penumpang sekaligus memastikan perjalanan tetap bisa berlangsung.

Di sisi lain, Wali Kota Solo, Respati Ardi, menegaskan Pemerintah Kota Surakarta terus memantau perkembangan situasi. Ia menyebut sebagian besar jemaah asal Solo sudah kembali ke rumah masing-masing, meskipun sempat terjadi keterlambatan jadwal penerbangan.

Respati meminta warga Solo yang masih berada di luar negeri atau mengalami kendala agar segera berkoordinasi dengan Pemkot maupun Kementerian Haji dan Umrah. Pemerintah daerah, kata dia, siap membantu proses komunikasi hingga kepulangan berjalan lancar. Ia juga mengingatkan keluarga di Solo untuk aktif mencari informasi resmi agar tidak terpengaruh kabar yang belum tentu benar.

Selain fokus pada kepulangan, Pemkot Solo turut memberi perhatian kepada calon jemaah yang akan berangkat. Respati menyarankan agar memilih maskapai dengan penerbangan langsung guna meminimalkan risiko transit di wilayah yang berpotensi terdampak konflik.

Tak hanya itu, biro perjalanan umrah dan haji diminta rutin menyampaikan data jemaah secara lengkap dan akurat. Pendataan tersebut penting agar pemerintah dapat melakukan pemantauan serta antisipasi jika terjadi perubahan situasi mendadak.

Dengan koordinasi antara pemerintah, maskapai, dan penyelenggara perjalanan, diharapkan seluruh proses ibadah umrah warga Solo tetap berjalan aman, tertib, dan lancar hingga kembali ke tanah air.

 

Redaktur : Silvia Agnes

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here