LINGKARSOLO, SEMARANG – Pengamanan arus mudik Lebaran di Jawa Tengah tahun ini disiapkan secara lebih serius. Aparat gabungan dari berbagai instansi dikerahkan untuk memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman dan lancar saat Idulfitri.
Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Tengah, Ribut Hari Wibowo, menegaskan bahwa pengamanan mudik tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, aparat di lapangan diminta memberikan bantuan dan informasi bagi pemudik agar perjalanan mereka lebih nyaman.
“Pengamanan tahun ini kami arahkan pada keamanan sekaligus pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Total sebanyak 28.980 personel disiagakan untuk mendukung pengamanan arus mudik dan perayaan Idulfitri di seluruh wilayah Jawa Tengah. Jumlah tersebut merupakan gabungan dari berbagai unsur, mulai dari kepolisian, TNI, hingga instansi pemerintah lainnya.
Rinciannya, sekitar 22.000 personel berasal dari kepolisian. Kemudian ada 1.189 prajurit TNI yang ikut membantu pengamanan. Selain itu, sebanyak 5.111 personel lainnya berasal dari berbagai instansi terkait yang turut mendukung kelancaran operasi pengamanan Lebaran.
Para petugas akan ditempatkan di sejumlah lokasi yang menjadi titik keramaian masyarakat. Beberapa di antaranya seperti pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun, tempat ibadah, hingga objek wisata yang biasanya ramai dikunjungi saat libur Lebaran.
Selain menempatkan personel di lapangan, aparat juga menyiapkan berbagai pos pengamanan. Secara keseluruhan, terdapat 153 pos pengamanan yang disiapkan untuk menjaga situasi tetap kondusif selama masa mudik.
Tidak hanya itu, sebanyak 78 pos pelayanan juga disediakan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan, informasi perjalanan, maupun layanan kesehatan ringan. Sementara itu, 31 pos terpadu didirikan untuk mengoordinasikan berbagai unsur petugas selama pelaksanaan pengamanan.
Pemerintah daerah berharap seluruh persiapan tersebut mampu mendukung kelancaran arus mudik sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang pulang ke kampung halaman untuk merayakan Idulfitri bersama keluarga.
Kehadiran sejumlah kepala daerah dalam kesiapan pengamanan juga menjadi bagian dari komitmen bersama. Salah satunya Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, yang turut menunjukkan dukungan terhadap upaya memastikan daerah siap menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat selama Lebaran.
Dengan persiapan tersebut, diharapkan arus mudik di Jawa Tengah dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
Redaktur : Silvia Agnes








