Home Berita Libur Lebaran 2026, Tol Solo–Ngawi Dilewati 258 Ribu Kendaraan, Naik 61 Persen!

Libur Lebaran 2026, Tol Solo–Ngawi Dilewati 258 Ribu Kendaraan, Naik 61 Persen!

90
0

LINGKARSOLO, BOYOLALI – Arus kendaraan di Jalan Tol Solo–Ngawi selama masa libur Idulfitri 1447 Hijriah terpantau meningkat tajam. PT Jasamarga Solo Ngawi mencatat, sejak H-10 hingga H-2 Lebaran atau 11 sampai 19 Maret 2026, jumlah kendaraan yang melintas mencapai 258.257 unit.

Jika dirata-rata, setiap harinya sekitar 28.695 kendaraan melintasi ruas tol tersebut. Angka ini melonjak cukup tinggi, yakni 61 persen dibandingkan kondisi normal yang hanya sekitar 159.922 kendaraan.

Tak hanya itu, bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, terjadi kenaikan sekitar 5 persen. Hal ini menunjukkan arus mudik tahun ini lebih padat dibandingkan Lebaran sebelumnya.

Lonjakan kendaraan juga terlihat pada arus keluar di sejumlah gerbang tol. Tercatat, total kendaraan yang keluar melalui Gerbang Tol Bandara Adi Soemarmo, Ngemplak, Gondangrejo, Karanganyar, Sragen, Sragen Timur hingga Ngawi mencapai 266.840 kendaraan.

Jumlah tersebut naik 33 persen dari kondisi normal, serta meningkat tipis sekitar 1,5 persen dibandingkan periode Lebaran tahun 2025.

Untuk mengantisipasi kepadatan ini, pihak pengelola tol menyiagakan petugas selama 24 jam penuh. Mulai dari layanan lalu lintas, transaksi, hingga tim pemeliharaan jalan, semuanya dipastikan dalam kondisi siap.

Direktur Utama PT Jasamarga Solo Ngawi, Mery Natacha Panjaitan, Jumat (20/03) menegaskan, keselamatan pengguna jalan menjadi fokus utama selama periode Lebaran.

“PT JSN berkomitmen menghadirkan perjalanan yang aman dan lancar bagi seluruh pengguna jalan tol. Kami memastikan kesiapan personel, infrastruktur, serta optimalisasi layanan rest area agar pengguna jalan dapat beristirahat dengan nyaman dan melanjutkan perjalanan dengan aman,” ujarnya.

Selain itu, fasilitas di rest area juga dioptimalkan. Mulai dari area parkir, toilet, hingga fasilitas pendukung lainnya dipastikan dapat digunakan dengan baik oleh pemudik.

Keberadaan Tol Solo–Ngawi sendiri dinilai semakin penting, karena menjadi jalur penghubung antarwilayah seperti Boyolali, Solo, Karanganyar, Sragen hingga Ngawi. Ruas ini juga memperkuat konektivitas antara Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Dari sisi keselamatan, berbagai perlengkapan seperti rambu, marka jalan, hingga pemantauan CCTV juga terus dioptimalkan. Petugas di lapangan pun disiagakan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada pengguna jalan.

Pihak pengelola juga terus berkoordinasi dengan kepolisian dan instansi terkait guna mengantisipasi potensi kemacetan selama arus mudik.

Masyarakat pun diimbau untuk selalu memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum bepergian. Selain itu, pengguna jalan juga diminta memastikan saldo uang elektronik cukup serta mengisi bahan bakar sebelum masuk tol.

Jika merasa lelah, pemudik disarankan untuk beristirahat di rest area yang telah tersedia demi menjaga keselamatan selama perjalanan.

 

Redaktur : Silvia Agnes

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here