Home Berita Masjid Agung Solo Terima Sapi Kurban Prabowo, Gibran, dan Titiek Soeharto, saat...

Masjid Agung Solo Terima Sapi Kurban Prabowo, Gibran, dan Titiek Soeharto, saat Iduladha 1447 H

100
0

LINGKARSOLO, SURAKARTA – Masjid Agung Surakarta menerima bantuan hewan kurban dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, dan Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Rabu (27/5/2026).

Penyerahan bantuan hewan kurban tersebut ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, bersama Ketua Takmir Masjid Agung Surakarta, Muhammad Muhtarom. Prosesi berlangsung di kompleks Masjid Agung dan disaksikan sejumlah pengurus masjid serta jajaran Pemerintah Kota Surakarta.

Sapi kurban bantuan Presiden Prabowo memiliki bobot mencapai 1.081 kilogram. Sementara sapi bantuan Wakil Presiden Gibran berbobot 879 kilogram dengan jenis Simental. Selain itu, bantuan hewan kurban juga datang dari Titiek Soeharto, Kapolri, hingga pihak Keraton Surakarta.

Wali Kota Surakarta menyampaikan rasa syukur atas perhatian sejumlah tokoh nasional kepada masyarakat Kota Solo melalui penyaluran hewan kurban di Masjid Agung Surakarta. Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat memberi manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Alhamdulillah hari ini Masjid Agung Surakarta menerima sapi dari Bapak Presiden Prabowo dan Bapak Wakil Presiden Pak Gibran. Ada juga bantuan dari Ibu Titiek Soeharto, Kapolri, dan Panembahan. Harapannya semua bisa berjalan lancar dan nantinya dibagikan kepada masyarakat yang berhak menerima,” ujarnya kepada awak media.

Ia mengatakan, bantuan hewan kurban dari Wakil Presiden Gibran untuk masyarakat Solo bukan pertama kali dilakukan. Tradisi penyaluran kurban tersebut disebut rutin diberikan setiap momentum Iduladha.

Selain memastikan distribusi daging berjalan lancar, Pemerintah Kota Surakarta juga menghimbau panitia kurban agar memperhatikan persoalan lingkungan saat pelaksanaan penyembelihan hewan kurban.

Pemkot Surakarta telah mengeluarkan edaran kepada masjid-masjid dan panitia kurban agar mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai saat pembagian daging. Sebagai gantinya, masyarakat dianjurkan menggunakan besek bambu atau wadah yang dapat dipakai ulang.

“Kami sudah memberikan edaran ke seluruh masjid dan juga menyampaikan kepada juru sembelih halal untuk memakai wadah yang tidak sekali pakai. Kami rekomendasikan menggunakan besek bambu atau wadah yang bisa digunakan kembali,” kata Wali Kota.

Tak hanya itu, pemerintah juga mengingatkan agar limbah hasil penyembelihan seperti darah dan sisa hewan kurban tidak dibuang sembarangan karena dapat mencemari lingkungan sekitar.

“Pembuangan darah dan sisa sembelihan mohon memperhatikan lingkungan, jangan dibuang di tempat-tempat yang bisa merusak lingkungan,” lanjutnya.

Pemkot Surakarta berharap agar semangat berbagi kepada sesama dapat berjalan beriringan dengan upaya menjaga kebersihan lingkungan dan mengurangi persoalan sampah di Kota Solo.

 

Redaktur : Silvia Agnes

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here