LINGKARSOLO, SRAGEN – Kepulan asap tebal mengejutkan warga Dukuh Bulaksari, Desa Nglorog, Kecamatan Sragen, pada Jumat (29/5/2026) siang. Sebuah rumah milik Q (57) mengalami kebakaran yang berawal dari aktivitas memasak di dapur. Akibat peristiwa tersebut, kerugian diperkirakan mencapai Rp80 juta.
Api diketahui muncul sekitar pukul 12.15 WIB. Saat itu, seorang penghuni rumah, SSL (50), baru saja terbangun dari tidur. Ia terkejut setelah mencium aroma gosong yang menyengat dari arah belakang rumah. Ketika diperiksa, api sudah membakar sebagian dapur dan merambat ke bagian atap bangunan.
Kondisi tersebut membuat S langsung berteriak meminta bantuan. Warga yang mendengar teriakan itu segera berdatangan dan berusaha memadamkan api menggunakan ember berisi air serta peralatan sederhana lainnya. Namun besarnya kobaran membuat upaya tersebut tidak mampu menghentikan laju api.
Berdasarkan Release Polres Sragen, sebelum kejadian S tengah merebus kulit dan daging sapi menggunakan kompor gas sekitar pukul 11.00 WIB. Setelah itu ia masuk ke kamar untuk menemani anaknya. Tanpa disadari, ia tertidur sementara kompor masih dalam keadaan menyala.
Laporan mengenai kebakaran kemudian diteruskan kepada petugas pemadam kebakaran dan kepolisian. Personel Polres Sragen bersama anggota Polsek Sragen Kota segera menuju lokasi guna membantu penanganan sekaligus mengamankan area kejadian.
Kasat Reskrim Polres Sragen, AKP Catur Agus Yudo Praseno menjelaskan, warga sempat melakukan pemadaman mandiri sebelum petugas tiba.
“Begitu mengetahui ada kebakaran, warga langsung membantu. Namun api sudah cukup besar sehingga sulit dikendalikan dengan peralatan seadanya,” ujarnya.
Di lokasi kejadian, polisi bersama Tim Inafis melakukan pengamanan dan memasang garis polisi. Langkah tersebut dilakukan agar proses evakuasi dan pemeriksaan penyebab kebakaran dapat berjalan lancar.
Tidak lama berselang, dua armada Damkar Sragen tiba di lokasi. Petugas pemadam bersama warga dan aparat kepolisian bahu-membahu menjinakkan kobaran api. Setelah beberapa waktu, api akhirnya berhasil dipadamkan sebelum menjalar ke bangunan lain di sekitar rumah korban.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerusakan yang ditimbulkan cukup besar. Area dapur hampir seluruhnya hangus terbakar. Selain itu, sebuah mobil Avanza hitam mengalami kerusakan pada bagian belakang dan atas akibat terkena kobaran api.
Tak hanya mobil, satu unit sepeda motor juga ikut terdampak. Berbagai perlengkapan rumah tangga yang berada di dapur turut musnah terbakar. Total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp80 juta.
Petugas turut mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan sumber kebakaran, di antaranya kompor gas dua tungku, tabung LPG 3 kilogram, dan sebuah panci bekas merebus daging.
“Dari hasil pemeriksaan di sekitar dapur rumah milik Saudara Q, kebakaran dipicu karena pelapor sedang merebus kulit atau daging sapi namun lupa mematikan kompor gas lalu ditinggal tidur,” kata AKP Catur Agus Yudo Praseno.
Kasat Reskrim Polres Sragen mengingatkan masyarakat agar tidak meninggalkan aktivitas memasak tanpa pengawasan. Kelalaian kecil saat menggunakan kompor dapat memicu kebakaran yang mengakibatkan kerugian besar.
Redaktur : Silvia Agnes








