Home Berita Bocah Kelas 5 SD Ditemukan Tewas di Rumahnya, Polisi Kerahkan Tim Gabungan...

Bocah Kelas 5 SD Ditemukan Tewas di Rumahnya, Polisi Kerahkan Tim Gabungan Ungkap Kasus di Jenar, Sragen

140
0

LINGKARSOLO, SRAGEN – Warga Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, dibuat geger dengan penemuan seorang bocah perempuan berusia 11 tahun yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya, Jumat (5/6/2026) sore. Korban yang masih duduk di bangku kelas 5 sekolah dasar itu ditemukan dalam kondisi mengalami sejumlah luka di tubuhnya.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh ibu kandung korban saat pulang bekerja sekitar pukul 16.00 WIB. Setibanya di rumah, sang ibu mendapati anaknya sudah tidak bernyawa. Teriakan histeris ibu korban kemudian mengundang perhatian warga sekitar yang langsung berdatangan ke lokasi.

Warga yang mengetahui kejadian itu segera melaporkan temuan tersebut kepada perangkat desa dan pihak kepolisian. Tak lama kemudian, petugas datang untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

Kasatreskrim Polres Sragen, AKP Catur Agus Yudo Praseno mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh ibu kandungnya sepulang kerja. Dari hasil pendalaman sementara, korban diketahui merupakan seorang anak perempuan berusia sekitar 11 tahun yang masih mengenakan seragam sekolah saat ditemukan.

Ia menambahkan, berdasarkan dugaan awal, rentang waktu kejadian diperkirakan terjadi sekitar pukul 10.00 hingga 10.30 WIB. Namun, kepastian mengenai kronologi maupun penyebab kematian masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.

“Sementara perkiraan waktu kejadian sekitar pukul 10 sampai setengah 11 siang. Namun semuanya masih kami dalami, termasuk hasil pemeriksaan dan penanganan terhadap korban,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari mengungkapkan, pihaknya masih fokus melakukan penyelidikan sehingga belum dapat menyampaikan banyak informasi kepada publik.

Kapolres memastikan proses pengungkapan kasus terus dilakukan dengan melibatkan tim gabungan dari Polres Sragen dan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah.

“Saat ini kami masih melakukan pendalaman dan olah TKP kembali. Kami mohon doa dari masyarakat agar kasus ini segera terungkap,” ujar Dewiana.

Hingga Sabtu (6/6/2026), polisi masih memeriksa sejumlah saksi untuk mengumpulkan petunjuk yang dapat mengarah pada pengungkapan kasus tersebut. Sejauh ini, sedikitnya tiga saksi telah dimintai keterangan dan jumlahnya masih berpotensi bertambah seiring perkembangan penyelidikan.

Kasus ini menjadi perhatian luas masyarakat karena melibatkan seorang anak di bawah umur yang ditemukan meninggal di rumahnya sendiri, dengan sejumlah luka di tubuhnya.

 

Redaktur : Silvia Agnes

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here