LINGKARSOLO, SURAKARTA – Suasana pesta dengan iringan musik disko era 1990–2000-an terasa berbeda di Healthy Party Solo Part 2. Acara yang digelar pada Sabtu (10/10/2026) pukul 16.00–21.00 WIB di eks Cafe Bola tersebut menghadirkan hiburan bernuansa nostalgia dengan konsep yang mengutamakan kesehatan dan kenyamanan pengunjung.
Para pengunjung dapat menikmati musik dan berjoget bersama tanpa harus berada di lingkungan yang dipenuhi alkohol maupun asap rokok. Konsep ini menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat usia 30 tahun ke atas yang ingin menikmati suasana pesta dengan cara berbeda.
General Manager Petit Boutique Hotel Solo dan Gedung Djoeang 45 Solo, Wening Damayanti, menjelaskan bahwa Healthy Party berawal dari keinginan menghidupkan kembali sebuah tempat yang sebelumnya digunakan untuk berbagai acara hiburan.
Menurutnya, tempat tersebut sempat tidak aktif sejak pandemi Covid-19. Setelah melalui diskusi dan pertimbangan, muncul gagasan untuk menghadirkan hiburan yang menyesuaikan perubahan gaya hidup masyarakat.
“Kami ingin mengakomodasi kerinduan para partygoers yang masih ingin party, tetapi tetap sehat,” ujar Wening.
Ia mengungkapkan, konsep tersebut diterapkan melalui pilihan makanan dan minuman yang disediakan selama acara. Penyelenggara juga menerapkan aturan tanpa alkohol, rokok, maupun vape.
“Kami no alcohol, non smoking, no vape,” katanya.
Konsep ini juga dirancang agar pengunjung dapat menikmati acara dengan lebih nyaman, termasuk perempuan berhijab. Penyelenggara berupaya menjaga keamanan dan kenyamanan selama kegiatan berlangsung.
Tidak hanya menghadirkan musik, Healthy Party Solo Part 2 juga menawarkan sejumlah sajian yang mendukung konsep tersebut. Pengunjung dapat membeli minuman seperti wedang jahe, jeruk, serta minuman tradisional lainnya. Se
Panitia turut membagikan pouch berisi sejumlah produk, di antaranya cairan herbal pencegah masuk angin, ampyang khas Solo, permen mint, dan stiker. Ada pula doorprize berupa rentengan kopi sachet dan buah-buahan yang menambah keseruan acara.
Wening mengatakan, antusiasme pengunjung pada penyelenggaraan kedua ini masih tinggi. Bahkan, terdapat calon pengunjung yang belum bisa hadir karena terkendala waktu pelaksanaan.
Melihat respons tersebut, pihaknya membuka peluang untuk kembali menggelar Healthy Party secara berkala. Frekuensi penyelenggaraan akan dipertimbangkan berdasarkan tanggapan pengunjung dan kesiapan tempat.
Pada awal penyelenggaraan, jumlah peserta dibatasi sekitar 40 orang untuk memastikan kualitas acara. Kini, kapasitas yang disediakan dapat mencapai 80 tempat duduk, dengan pengaturan kunjungan menyesuaikan durasi kegiatan.
Wening berharap Healthy Party turut mendukung upaya Kota Solo mengembangkan konsep wellness city atau kota yang memperhatikan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, serta menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan dari luar daerah yang ingin menikmati hiburan berbeda saat berkunjung ke Solo.
Redaktur : Silvia Agnes









