Home Berita Pencurian Padi Viral di Sambungmacan Sragen, Polisi Temukan Tanaman Dipotong Sebelum Panen

Pencurian Padi Viral di Sambungmacan Sragen, Polisi Temukan Tanaman Dipotong Sebelum Panen

167
0

lingkarsolo.com – Dugaan pencurian tanaman padi yang terjadi di wilayah Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen, menjadi perhatian publik setelah videonya beredar luas di media sosial. Menyikapi hal tersebut, jajaran Polsek Sambungmacan bergerak cepat dengan turun langsung ke lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan.

Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari melalui Kapolsek Sambungmacan AKP Warseno, Kamis, 29 Januari 2026 mengatakan bahwa pihaknya menerima informasi awal dari masyarakat terkait adanya dugaan pencurian padi di area persawahan. Informasi tersebut disampaikan sebagai pemberitahuan kejadian, namun hingga saat ini belum disertai laporan resmi dari pemilik sawah yang bersangkutan.

“Informasi awal kami terima dari masyarakat terkait dugaan pencurian tanaman padi. Namun sejauh ini belum ada pengaduan resmi dari pemilik lahan,” ujar AKP Warseno saat memberikan keterangan.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Kapolsek bersama anggota langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil pengecekan di lapangan, petugas menemukan tanaman padi yang telah dipotong oleh orang yang tidak dikenal.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, padi yang dipotong tersebut diketahui masih belum memasuki masa panen. Usia tanaman diperkirakan masih sekitar sepuluh hari menuju panen, dengan kondisi bulir yang masih berwarna hijau. Meski belum layak dipanen, diduga pelaku tetap berusaha mengambil atau memanen padi tersebut.

AKP Warseno menjelaskan, jumlah padi yang diambil tidak terlalu banyak. Hanya dua sak. Namun demikian, tindakan tersebut tetap menjadi perhatian aparat kepolisian karena meresahkan petani dan masyarakat sekitar.

“Sebagian tanaman terlihat sudah dipotong, jumlahnya tidak terlalu banyak. Cuma 2 sak, namun tetap saja merugikan petani. Saat ini kami masih melakukan pendalaman untuk mengetahui lebih lanjut terkait kejadian tersebut,” jelasnya.

Ia menambahkan, pihak kepolisian akan terus berkoordinasi dengan perangkat desa serta dinas terkait guna mencegah kejadian serupa terulang, terutama menjelang masa panen raya yang rawan terjadi pencurian hasil pertanian.

Sebagai langkah antisipasi, Polsek Sambungmacan bersama dinas terkait akan meningkatkan patroli rutin di area persawahan, khususnya pada jam-jam rawan. Polisi juga mengimbau para petani agar lebih waspada dan tidak segan melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar lahan pertanian mereka.

“Kami mengajak masyarakat, khususnya para petani, untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Jika melihat hal yang mencurigakan, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar bisa segera ditindaklanjuti,” pungkas AKP Warseno.

 

Redaktur : Silvia Agnes

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here