Home Berita Pemudik Tertinggal di Rest Area Sragen, Petugas Sigap Bantu Kembali ke Rombongan...

Pemudik Tertinggal di Rest Area Sragen, Petugas Sigap Bantu Kembali ke Rombongan Mudik Lebaran 2026

68
0

LINGKARSOLO, SRAGEN – Suasana arus mudik Lebaran 2026 di wilayah Sragen sempat diwarnai kepanikan seorang pemudik yang terpisah dari rombongannya. Kejadian ini dialami Rano Gunawan Hutagalung saat singgah di Rest Area Tol 519 A.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis pagi, 19 Maret 2026, sekitar pukul 07.30 WIB. Saat itu, Rano yang mengikuti program mudik gratis harus tertinggal setelah bus rombongannya lebih dulu melanjutkan perjalanan menuju Malang. Kondisi rest area yang ramai membuat dirinya tidak sempat kembali ke dalam bus tepat waktu.

Rasa panik pun sempat muncul, apalagi ia berada jauh dari rombongan. Namun, situasi tersebut tidak berlangsung lama. Petugas yang berjaga di Pos Pelayanan Rest Area 519 A langsung bergerak cepat setelah menerima laporan.

Koordinasi segera dilakukan antara petugas di Rest Area 519 A dengan tim di Rest Area 538 A. Langkah ini diambil agar Rano tetap bisa melanjutkan perjalanan dan menyusul rombongannya dengan aman.

Setelah proses komunikasi berjalan lancar, petugas akhirnya memutuskan untuk memberangkatkan Rano menggunakan bus lain yang melintas ke arah tujuan. Ia pun diberangkatkan menuju Rest Area 538 A untuk bertemu kembali dengan rombongan mudiknya.

Sesampainya di lokasi tujuan, Rano langsung disambut oleh petugas yang sudah menunggu. Kondisinya dipastikan aman sebelum akhirnya dipertemukan kembali dengan rombongan busnya.

Momen haru pun tak terhindarkan. Rasa cemas yang sebelumnya dirasakan berubah menjadi lega. Ia mengaku sangat terbantu dengan respon cepat para petugas di lapangan.

“Terima kasih atas bantuan petugas. Tadi sempat panik karena tertinggal, tapi akhirnya bisa kembali lagi,” ujarnya singkat.

Petugas pos pengamanan setempat menjelaskan bahwa tindakan cepat ini merupakan bagian dari pelayanan selama Operasi Ketupat Candi 2026. Mereka berkomitmen memberikan bantuan maksimal bagi para pemudik yang mengalami kendala di perjalanan.

Kisah ini menjadi gambaran nyata bahwa kehadiran petugas di jalur mudik tidak hanya berfokus pada pengamanan, tetapi juga memberikan solusi cepat dan pendekatan yang humanis. Di tengah padatnya arus kendaraan, perhatian kecil seperti ini mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat yang sedang menuju kampung halaman.

Redaktur : Silvia Agnes

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here