Home Berita CFD Solo Makin Ramai, 112 Izin Diterima Dalam 12 Hari Terakhir, Puluhan...

CFD Solo Makin Ramai, 112 Izin Diterima Dalam 12 Hari Terakhir, Puluhan Ditolak

291
0
Car Fee Day Solo

lingkarsolo.com – Dalam 12 hari terakhir, Dinas Perhubungan Kota Surakarta telah menyetujui sebanyak 112 perizinan kegiatan di kawasan Car Free Day (CFD) Kota Surakarta. Ratusan izin tersebut meliputi pengadaan event komunitas, pembagian produk secara gratis, kegiatan sosial, kampanye edukatif, hingga promosi layanan tertentu. Sementara itu, puluhan permohonan lainnya tercatat ditolak karena dinilai tidak sesuai dengan ketentuan dan konsep dasar pelaksanaan CFD.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Surakarta, Andri Wahyudi, menjelaskan bahwa pada prinsipnya Car Free Day merupakan kegiatan bebas kendaraan bermotor yang bertujuan memberikan ruang publik bagi masyarakat untuk berolahraga dan menikmati lingkungan yang lebih sehat.

“Beberapa kegiatan yang kami tolak di antaranya penjualan kendaraan bermotor, baik mobil maupun sepeda motor, penjualan rokok, serta demo produk yang terlalu bersifat komersial,” ujarnya saat ditemui di kawasan olahraga kompleks Dishub Surakarta, Kamis (12/02/2026) siang.

Menurut Andri, CFD bukanlah ajang perdagangan berskala besar yang dapat memicu kerumunan berlebihan. Kegiatan yang terlalu dominan unsur transaksi dinilai tidak sejalan dengan semangat CFD yang mengedepankan olahraga, kesehatan, kenyamanan, ketertiban, serta keselamatan masyarakat.

Ia mengungkapkan, pedagang kaki lima (PKL) tetap diperbolehkan berjualan, namun hanya di zona-zona tertentu yang telah ditetapkan pemerintah kota. Ketentuan ini berlaku bagi pedagang kuliner maupun penjual mainan anak, agar aktivitas ekonomi tetap berjalan tanpa mengganggu jalur utama yang digunakan warga untuk berolahraga.

Andri menambahkan, seluruh kegiatan yang dilakukan di CFD, harus berijin terlebih dahulu. Ijin dilakukan dengan mengajukan surat permohonan ke bidang lalu lintas Dishub Surakarta.

“Nantinya Dishub akan memutuskan menerima atau menolak. Jika diterima, kami yang akan menentukan lokasi kegiatannya di lajur mana” terangnya.

Car Free Day di Kota Surakarta rutin digelar setiap hari Minggu, pukul 05.00 hingga 09.00 WIB, di sepanjang Jalan Slamet Riyadi. Kawasan tersebut menjadi pusat aktivitas warga, mulai dari jalan santai, bersepeda, senam massal , hingga pertunjukan komunitas.

Andri juga menyebut, rekapan data perizinan ini memang dilakukan setiap bulan sekali sebagai bentuk evaluasi dan pengawasan kegiatan.

Disinggung mengenai kegiatan CFD menjelang puasa, Andri mengatakan bahwa CFD direncanakan akan tetap di buka pada awal puasa,

“Untuk menjelang lebaran, kami masih menunggu surat edaran terbaru yang biasanya diterbitkan pada bulan puasa, terkait ditiadakannya CFD Solo menjelang hari raya Idul Fitri, dan dibuka kembali setelah momen lebaran usai.” ungkapnya.

Redaktur : Silvia Agnes

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here