Home Berita Sinergi TNI-Polri dan 17 Perguruan Silat, Sragen Siap Jaga Ramadan Tetap Kondusif

Sinergi TNI-Polri dan 17 Perguruan Silat, Sragen Siap Jaga Ramadan Tetap Kondusif

91
0

LINGKARSOLO, SRAGEN – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi, jajaran Polres Sragen menggelar Apel Siaga Kamtibmas di Alun-Alun Sasono Langen Putro, Jumat (27/2/2026) sore. Kegiatan tersebut menjadi langkah awal untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan rasa aman dan nyaman.

Apel dipimpin langsung Kapolres Sragen, Dewiana Syamsu Indyasari, yang bertindak sebagai inspektur upacara. Turut hadir mendampingi, Bupati Sragen Sigit Pamungkas bersama unsur Forkopimda, jajaran TNI, Kejaksaan, Pengadilan, kepala dinas, hingga perwakilan 17 perguruan pencak silat serta organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Sragen.

Dalam amanatnya, Kapolres menegaskan bahwa bulan Ramadhan selalu membawa perubahan pola aktivitas masyarakat. Kegiatan sahur, tarawih, hingga aktivitas malam hari dinilai berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban jika tidak diantisipasi sejak awal.

“Ramadhan adalah bulan penuh berkah. Tugas kita memastikan masyarakat dapat beribadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk,” ujarnya di hadapan peserta apel.

Ia memaparkan sejumlah potensi kerawanan yang perlu diwaspadai, seperti balap liar, aksi geng motor, pencurian kendaraan bermotor, kepadatan arus lalu lintas saat ngabuburit, hingga kegiatan sahur on the road yang berisiko mengganggu ketertiban umum. Untuk itu, patroli akan ditingkatkan terutama pada jam-jam rawan, termasuk saat salat tarawih dan menjelang waktu sahur.

Tak hanya pengamanan terbuka, penguatan deteksi dini juga dilakukan melalui fungsi intelijen dan peran Bhabinkamtibmas di tingkat desa dan kelurahan. Pendekatan persuasif kepada tokoh agama, tokoh masyarakat, serta kalangan pemuda terus digalakkan guna mencegah potensi gesekan sosial maupun tindakan intoleransi.

Menanggapi adanya peristiwa anarkis di sejumlah daerah lain, Kapolres memastikan pihaknya telah meningkatkan kesiapsiagaan dan melakukan komunikasi intensif dengan berbagai elemen. Ia menekankan bahwa stabilitas keamanan bukan semata tanggung jawab kepolisian.

“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Sinergi TNI-Polri, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan menjadi kunci menjaga Sragen tetap kondusif,” tegasnya.

Selain itu, perhatian khusus juga diberikan terhadap peredaran petasan berdaya ledak tinggi. Satuan tugas khusus telah dibentuk untuk menekan distribusi bahan peledak ilegal. Sejumlah barang bukti bahkan telah diamankan sebelum sempat beredar luas dan dimusnahkan bersama tim gabungan.

Kapolres juga mengingatkan para pedagang agar tidak memperjualbelikan petasan berintensitas tinggi yang dapat membahayakan keselamatan warga.

Apel siaga tersebut melibatkan personel gabungan dari kepolisian, Kodim 0725/Sragen, Dinas Perhubungan, Satpol PP, BPBD, Damkar, PSC 119, Linmas, hingga unsur pengamanan internal ormas dan perguruan silat. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan lancar.

Dengan kolaborasi lintas sektor yang semakin solid, aparat berharap suasana Ramadhan di Kabupaten Sragen tahun ini dapat berjalan damai, aman, serta penuh keberkahan bagi seluruh masyarakat.

 

Redaktur : Silvia Agnes

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here