Home Berita Gerakan Pangan Murah Digelar di Solo, Warga Bisa Beli Sembako di Bawah...

Gerakan Pangan Murah Digelar di Solo, Warga Bisa Beli Sembako di Bawah Harga Pasar

101
0

LINGKARSOLO, SURAKARTA – Pemerintah Kota Surakarta menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Kantor Kecamatan Serengan, Jumat (6/3). Program ini memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, yang juga meninjau langsung pelaksanaan pasar pangan murah. Ia melihat berbagai komoditas yang dijual kepada masyarakat dengan harga di bawah pasaran serta berdialog dengan warga yang datang berbelanja.

Gerakan Pangan Murah ini digelar sebagai langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional, khususnya Ramadan dan Idulfitri 2026. Pada periode tersebut, permintaan masyarakat biasanya meningkat sehingga pemerintah berupaya memastikan stok pangan tetap tersedia.

Menurut Astrid, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk intervensi pemerintah untuk menjaga ketersediaan bahan pangan sekaligus mengendalikan inflasi daerah. Program tersebut juga melibatkan berbagai pihak yang turut mendukung stabilitas harga di daerah.

“Program ini merupakan upaya bersama untuk memastikan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga dan harga di Kota Surakarta bisa tetap stabil,” ujar Astrid.

Astrid menjelaskan bahwa kegiatan tersebut melibatkan kerja sama antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, Bulog, serta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Kolaborasi tersebut dilakukan untuk memastikan distribusi bahan pangan berjalan lancar.

Sebelum meninjau stan pangan murah, Astrid juga mengikuti teleconference yang digelar secara serentak di seluruh wilayah Jawa Tengah. Kegiatan tersebut dipusatkan di Pendapa Kecamatan Serengan dan dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Tengah.

Melalui sambungan virtual, kegiatan diikuti oleh 35 kabupaten dan kota di Jawa Tengah. Program ini menjadi bagian dari upaya bersama pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga pangan.

Usai mengikuti teleconference, Astrid berkeliling meninjau sejumlah stan yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok bagi masyarakat. Warga terlihat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membeli bahan pangan dengan harga lebih murah.

Beberapa komoditas yang dijual di antaranya beras SPHP seharga Rp11.400 per kilogram, beras medium Rp13.000 per kilogram, minyak goreng Rp16.000 per liter, gula pasir Rp16.500 per kilogram, serta telur ayam Rp27.000 per kilogram. Selain itu, tersedia pula berbagai jenis sayuran segar dengan harga terjangkau.

Wakil Walikota Solo mengajak masyarakat untuk memanfaatkan program pangan murah tersebut karena selain harga yang lebih terjangkau, kualitas bahan pangan tetap dijaga.

Pihaknya menambahkan bahwa pemerintah terus memantau perkembangan harga sejumlah komoditas, terutama menjelang Ramadan yang biasanya diikuti peningkatan permintaan.

Beberapa komoditas seperti cabai memang berpotensi mengalami kenaikan harga. Namun pemerintah telah menyiapkan langkah antisipasi dengan menambah pasokan dari daerah penghasil serta berkoordinasi dengan Satgas Pangan.

Secara umum, ketersediaan bahan pokok di Kota Surakarta masih dalam kondisi aman. Pemerintah berharap kegiatan Gerakan Pangan Murah ini dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan sekaligus menjaga stabilitas harga menjelang Ramadan dan Idulfitri.

 

Redaktur : Silvia Agnes

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here