Home Berita Paskibraka Solo Resmi Jadi Duta Pancasila, Wali Kota Respati Dorong Edukasi Nilai...

Paskibraka Solo Resmi Jadi Duta Pancasila, Wali Kota Respati Dorong Edukasi Nilai Kebangsaan

71
0

LINGKARSOLO, SURAKARTA – Wali Kota Surakarta, Respati Ardi secara resmi melantik para anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) sebagai Duta Pancasila Kota Surakarta. Kegiatan tersebut berlangsung di Bale Tawangarum, Balai Kota Surakarta, Kamis (5/3).

Pelantikan ini digelar bersama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Program tersebut bertujuan memperkuat pemahaman serta penerapan nilai-nilai Pancasila di kalangan generasi muda, khususnya melalui peran para anggota Paskibraka.

Acara tersebut dihadiri sejumlah pejabat pemerintah daerah, perwakilan BPIP, serta para anggota Paskibraka yang resmi dikukuhkan sebagai Duta Pancasila. Setelah dilantik, mereka diharapkan mampu menjadi contoh bagi lingkungan sekitar dalam menerapkan nilai kebangsaan.

Menurut Respati Ardi, pengukuhan Duta Pancasila merupakan bagian dari kebijakan pemerintah pusat yang memberikan peran lebih luas kepada anggota Paskibraka. Mereka tidak hanya bertugas dalam upacara kenegaraan, tetapi juga ikut menyebarkan semangat nasionalisme di tengah masyarakat.

Respati menjelaskan, para anggota Paskibraka yang telah menjadi Duta Pancasila memiliki tanggung jawab untuk mengenalkan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila, terutama di lingkungan pelajar.

Ia berharap para duta tersebut mampu menjalankan peran tersebut secara aktif. Dengan semangat yang dimiliki, para anggota Paskibraka diharapkan dapat membantu menumbuhkan rasa cinta tanah air di kalangan generasi muda.

Selain itu, Respati juga mendorong para Duta Pancasila untuk melakukan sosialisasi di berbagai sekolah di Kota Surakarta. Kegiatan tersebut bisa dilakukan mulai dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama.

Menurutnya, para anggota Paskibraka telah mendapatkan pelatihan kedisiplinan serta pembinaan karakter. Bekal tersebut dinilai cukup untuk menjadikan mereka sebagai contoh positif bagi pelajar lainnya.

“Harapannya mereka bisa mengkampanyekan nilai kebangsaan di sekolah-sekolah. Dengan begitu, rasa nasionalisme di kalangan pelajar dapat terus tumbuh,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Respati juga menyinggung rencana pengembangan program pendidikan di Kota Surakarta. Pemerintah kota berencana membuka program khusus di tingkat sekolah menengah pertama dengan konsep pembelajaran moving class.

Program tersebut dirancang untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus mempersiapkan siswa agar mampu bersaing melanjutkan pendidikan ke sekolah unggulan, seperti SMA Taruna Nusantara.

Pemkot Surakarta menargetkan program tersebut mulai diuji coba pada tahun ajaran baru mendatang. Sebagai tahap awal, rencananya akan dibuka satu kelas terlebih dahulu sebelum dikembangkan lebih luas.

 

Redaktur : Silvia Agnes

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here