Home Berita Lonjakan Kendaraan Diprediksi Terjadi, PT Jasamarga Solo Ngawi Siapkan Satgas Lebaran 2026

Lonjakan Kendaraan Diprediksi Terjadi, PT Jasamarga Solo Ngawi Siapkan Satgas Lebaran 2026

96
0

LINGKARSOLO, BOYOLALI – Menjelang arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah, PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) menyiapkan berbagai langkah untuk memastikan layanan di Jalan Tol Solo–Ngawi tetap berjalan lancar. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menggelar Apel Satuan Tugas (Satgas) Lebaran 2026 di halaman kantor PT JSN.

Apel ini diikuti berbagai unsur pendukung operasional jalan tol. Mulai dari penyedia layanan hingga aparat kepolisian. Kegiatan tersebut menjadi bentuk kesiapan perusahaan dalam menghadapi peningkatan arus kendaraan selama periode libur Lebaran.

Sejumlah mitra operasional yang terlibat di antaranya PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO), PT Jasamarga Related Business (JMRB), serta PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM). Selain itu, personel Kepolisian Jalan Raya (PJR) juga ikut serta guna memperkuat koordinasi pengamanan dan pengaturan lalu lintas.

Direktur Keuangan PT JSN, Surya Panyuluh, menyampaikan bahwa perusahaan telah memprediksi potensi lonjakan kendaraan selama masa mudik dan balik Lebaran tahun ini.

“Prediksi puncak Arus Mudik Lebaran Idul Fitri tahun ini diperkirakan pada tanggal 15 Maret 2026 sebanyak 38.240 kendaraan. Sementara Prediksi puncak Arus Balik Lebaran Idul Fitri tahun pada tanggal 28 Maret 2026 sebanyak 53.790 kendaraan,” ujar Surya.

Selain itu, pihaknya juga memperkirakan adanya peningkatan lalu lintas komuter yang cukup signifikan pada periode libur Lebaran.

“Selain itu kita juga memperkirakan adanya puncak lalu lintas komuter untuk gerbang exit terjadi pada tanggal 22 Maret 2026, dengan jumlah lalu lintas Exit sebesar 69.213 kendaraan dan untuk gerbang Entrance sebesar 70.573 kendaraan,” lanjutnya.

Secara keseluruhan, jumlah kendaraan yang keluar dari ruas Tol Solo–Ngawi selama periode H-10 hingga H+10 Lebaran 2026 diprediksi mencapai 747.164 kendaraan. Periode tersebut berlangsung mulai 11 Maret hingga 1 April 2026.

“dan Prediksi jumlah lalu lintas kendaraan entrance selama periode H-10 sd H+10 Lebaran 2025 (Periode 11 Maret s.d 1 April 2026) sebesar 720.599 kendaraan, atau rata-rata 32.754 kendaraan per hari, naik sebesar 51,7% dibandingkan dengan kondisi normal, serta naik 0,44% dibandingkan realisasi lalu lintas kendaraan di entrance periode Lebaran 2025,” tambahnya.

Menghadapi potensi lonjakan tersebut, PT JSN memastikan seluruh sumber daya telah dipersiapkan. Mulai dari kesiapan petugas operasional, layanan transaksi di gerbang tol, hingga tim pemeliharaan jalan. Koordinasi dengan Kepolisian Jalan Raya juga terus dilakukan guna menjaga keamanan serta kelancaran lalu lintas.

Dengan berbagai persiapan tersebut, PT JSN berharap pengguna Tol Solo–Ngawi dapat menikmati perjalanan mudik dan balik Lebaran dengan aman, lancar, dan nyaman.

Redaktur : Silvia Agnes

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here