LINGKARSOLO, KARANGANYAR – Arus kendaraan di ruas Tol Solo–Ngawi, khususnya melalui Gerbang Tol (GT) Karanganyar, mengalami peningkatan cukup signifikan selama momen Idul Fitri 1447 Hijriah. Kondisi ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat, terutama yang menuju kawasan wisata di wilayah Karanganyar dan sekitarnya.
Data dari PT Jasamarga Solo Ngawi mencatat, pada periode H+1 hingga H+2 Lebaran atau 21–22 Maret 2026, total kendaraan yang melintas mencapai 39.819 unit. Rata-rata per hari mencapai sekitar 19.910 kendaraan. Angka tersebut naik drastis hingga 71 persen jika dibandingkan kondisi normal yang hanya berada di kisaran 23.257 kendaraan.
Tak hanya itu, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, volume kendaraan juga mengalami kenaikan sebesar 4,9 persen. Pada Lebaran 2025, jumlah kendaraan tercatat sebanyak 37.967 unit.
Direktur Utama PT Jasamarga Solo Ngawi, Mery Natacha Panjaitan, Senin (23/03) menyampaikan bahwa lonjakan ini menjadi indikasi meningkatnya minat masyarakat untuk berwisata, terutama ke kawasan unggulan seperti Tawangmangu.
“Peningkatan ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat menuju kawasan wisata di Karanganyar dan sekitarnya, sekaligus menegaskan peran strategis ruas tol Solo–Ngawi dalam mendukung sektor pariwisata daerah,” ujarnya.
Secara keseluruhan, jika dihitung sejak H-10 hingga H+2 Lebaran atau 11–22 Maret 2026, total kendaraan yang melintas melalui GT Karanganyar mencapai 148.234 unit. Rata-rata harian berada di angka 12.353 kendaraan, atau meningkat sekitar 24,8 persen dibanding kondisi normal.
Mery juga mengapresiasi kepercayaan masyarakat yang memanfaatkan jalan tol selama periode Lebaran. Ia menegaskan, pihaknya terus berupaya memberikan pelayanan terbaik agar perjalanan tetap aman dan lancar.
“Seiring peningkatan volume lalu lintas, kami mengoperasikan gardu tambahan dan menambah personel untuk mempercepat transaksi serta mengurangi antrean,” imbuhnya.
Sejumlah langkah antisipasi juga dilakukan, di antaranya pengoperasian empat gardu Oblique Approach Booth (OAB) serta penambahan 10 petugas mobile reader di lapangan.
Di sisi lain, pengguna jalan tol dihimbau untuk tetap memperhatikan keselamatan selama perjalanan. Pengendara diminta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, menyiapkan saldo uang elektronik, serta beristirahat jika lelah.
PT Jasamarga Solo Ngawi berharap, keberadaan Tol Solo–Ngawi dapat terus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah, khususnya selama momen libur panjang seperti Lebaran.
Redaktur : Silvia Agnes








