Home Berita Pelaku Pembunuhan Bocah SD di Sragen Ditangkap, Barang Bukti Sempat Dibuang

Pelaku Pembunuhan Bocah SD di Sragen Ditangkap, Barang Bukti Sempat Dibuang

101
0

LINGKARSOLO, SRAGEN – Misteri kematian seorang bocah perempuan berusia 11 tahun, siswi kelas 5 SD asal Kecamatan Jenar, Sragen, akhirnya mulai terkuak. Polisi berhasil menangkap pelaku atas nama Suparman (53) di kediamannya, Desa Bumiaji, Gondang, Sragen. Dari hasil penyelidikan, terungkap bahwa tersangka bukan kali pertama berurusan dengan kasus serupa.

Kasat Reskrim Polres Sragen, AKP Catur Agus Yudo Praseno, kepada awak media, Kamis (11/06) mengungkapkan, tersangka merupakan residivis yang pernah menjalani hukuman dalam kasus tindak pidana kekerasan pada tahun-tahun sebelumnya. Bahkan, berdasarkan penelusuran kepolisian, pelaku diduga telah melakukan kejahatan yang menyebabkan korban meninggal dunia lebih dari satu kali.

“Yang jelas, kejahatan serupa ini sudah dilakukan tiga kali. Harapan kami, ini menjadi kejahatan terakhir yang dilakukan tersangka,” ujar AKP Catur saat memberikan keterangan kepada wartawan.

Menurutnya, penyidik masih terus mendalami latar belakang serta karakter pelaku. Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah pemeriksaan kejiwaan. Namun, pemeriksaan tersebut bukan untuk menyimpulkan bahwa pelaku mengalami gangguan jiwa.

“Tes kejiwaan dilakukan untuk melihat karakter dan pola perilaku tersangka saat melakukan tindak pidana yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Bukan untuk meng-framing bahwa pelaku mengalami gangguan jiwa,” tegasnya.

Dalam proses pengungkapan kasus ini, polisi telah memeriksa 11 saksi, dan telah mengantongi sejumlah alat bukti sejak beberapa waktu lalu. Namun, penyidik memilih berhati-hati sebelum melakukan penangkapan agar langkah hukum yang diambil benar-benar tepat.

AKP Catur menjelaskan, setelah melakukan aksinya, tersangka tidak menunjukkan tanda-tanda ingin melarikan diri. Ia tetap beraktivitas seperti biasa di lingkungan tempat tinggalnya.

“Dia tidak kabur. Setelah kejadian, aktivitasnya berjalan seperti biasa. Dari situ kami melihat ada karakter tertentu yang perlu didalami lebih lanjut,” katanya.

Meski demikian, tersangka diduga berusaha menghilangkan jejak. Polisi sempat kesulitan menemukan sejumlah barang bukti karena beberapa di antaranya dibuang di lokasi berbeda.

Salah satu barang bukti yang berhasil ditemukan adalah jaket hoodie warna oranye dan celana panjang hitam yang diduga dikenakan saat kejadian. Kedua barang tersebut ditemukan setelah tim kepolisian melakukan pencarian di sungai Bengawan.

Selain itu, polisi juga menemukan celana pendek warna cokelat yang berlumuran darah. Barang tersebut disembunyikan di area kebun dan tertutup rumpun bambu.

Tak hanya itu, hasil kejahatan berupa sepeda motor dan telepon genggam milik korban juga berhasil diamankan. Polisi turut menyita sepeda motor milik tersangka yang digunakan saat beraksi, pakaian yang terekam dalam identifikasi visual, hingga senjata berupa arit yang diduga dipakai dalam tindak pidana tersebut.

“Alhamdulillah seluruh rangkaian barang bukti utama sudah berhasil kami amankan. Namun penyidikan masih terus berjalan karena selalu ada kemungkinan muncul fakta-fakta baru,” ujar AKP Catur.

Hingga kini, penyidik masih terus melakukan pendalaman untuk memastikan seluruh rangkaian peristiwa terungkap secara lengkap dan memberikan keadilan bagi korban serta keluarganya.

 

Redaktur : Silvia Agnes

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here