Home Berita Hari Pramuka ke-65 di Solo, Generasi Muda Diminta Tak Hanya Andalkan Dunia...

Hari Pramuka ke-65 di Solo, Generasi Muda Diminta Tak Hanya Andalkan Dunia Digital

101
0

LINGKARSOLO, SURAKARTA – Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Kota Solo menjadi momentum untuk menguatkan karakter generasi muda di tengah perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI).

Upacara Hari Pramuka ke-65 digelar di Stadion Sriwedari, Jumat (14/8/2026). Wali Kota Surakarta Respati Ardi bertindak sebagai inspektur upacara. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani, Forkopimda, serta pelajar dan peserta Pramuka.

Dalam kesempatan itu, Respati menilai pendidikan kepramukaan masih relevan untuk membentuk anak-anak agar memiliki sikap mandiri, disiplin, tangguh, sekaligus mampu berinteraksi dengan lingkungan sekitar.

Respati juga mengingat kembali pengalamannya mengikuti kegiatan Pramuka sejak sekolah dasar hingga sekolah menengah. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengalaman yang tidak hanya berkaitan dengan aktivitas di sekolah, tetapi juga pembentukan karakter.

“Saya mengenang Hari Pramuka dulu sejak SD ikut ekstrakurikuler, SMP, SMA ada kemah perdana. Ini penting sekali karena menanamkan karakter kemandirian untuk anak-anak dan kedisiplinan,” ujar Respati.

Ia menilai penguatan karakter semakin dibutuhkan ketika anak-anak menghadapi perkembangan teknologi yang begitu cepat. Kemampuan menggunakan teknologi perlu berjalan beriringan dengan etika, kedisiplinan, gotong royong, dan kepedulian sosial.

Respati pun mengingatkan generasi muda agar tidak menjadikan ruang digital sebagai satu-satunya tempat untuk bersosialisasi. Interaksi secara langsung dinilai tetap penting untuk membangun kepedulian dan memahami kehidupan masyarakat.

“Bersosial di dunia nyata lebih penting daripada bersosial di dunia maya,” tegasnya.

Sementara itu, dalam amanat Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Budi Waseso yang dibacakan Respati, Hari Pramuka ke-65 juga diarahkan menjadi momentum memperkuat kontribusi Gerakan Pramuka menuju Indonesia Emas 2045.

Pramuka didorong melahirkan generasi yang tidak hanya berkarakter, tetapi juga terampil, produktif, mandiri, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta memiliki semangat pengabdian.

Tema tahun ini, “Berinovasi, Berkreativitas, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan”, turut menempatkan Pramuka sebagai bagian dari upaya membangun ketahanan pangan.

Kegiatan Pramuka diharapkan dapat diwujudkan melalui aktivitas nyata seperti menanam pangan, menjaga lingkungan, memanfaatkan teknologi tepat guna, mengembangkan usaha, hingga membantu masyarakat.

Dalam menghadapi perubahan teknologi, termasuk AI, karakter tetap menjadi landasan agar kemampuan yang dimiliki generasi muda digunakan untuk hal yang bermanfaat. Nilai Trisatya dan Dasa Dharma juga diharapkan terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Teknologi memberi kemampuan yang semakin besar, karakter yang memberi arah agar kemampuan itu digunakan untuk bermanfaat,” demikian amanat tersebut.

Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Solo pun tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi menjadi pengingat pentingnya menyiapkan generasi yang mampu menghadapi perubahan zaman tanpa kehilangan karakter, kemandirian, nasionalisme, dan semangat pengabdian.

 

Redaktur : Silvia Agnes

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here