Home Berita UKM Jateng Corner Makin Moncer, Produk UMKM Solo Berpeluang Tembus Pasar Lebih...

UKM Jateng Corner Makin Moncer, Produk UMKM Solo Berpeluang Tembus Pasar Lebih Luas

90
0

LINGKARSOLO, SEMARANG – Produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Solo berpeluang mendapatkan ruang pemasaran yang lebih luas melalui UKM Jateng Corner di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang. Peluang tersebut menjadi perhatian Ketua Dekranasda Kota Surakarta, Venessa Winastesia Respati, saat menghadiri peresmian UKM Jateng Corner, Selasa (1/9/2026).

UKM Jateng Corner merupakan wajah baru dari galeri yang sebelumnya sudah berjalan sekitar tujuh tahun. Lokasinya yang berada di bandara dinilai strategis karena dapat mempertemukan produk lokal dengan masyarakat dari berbagai daerah, termasuk wisatawan dan penumpang dari luar Jawa Tengah.

Potensi ruang promosi tersebut terlihat dari perkembangan omzetnya. Berdasarkan data Dinas Koperasi dan UKM Jawa Tengah, UKM Jateng Corner mencatat omzet Rp449 juta sepanjang 2024. Angka itu naik menjadi Rp657 juta pada 2025. Hingga Juli 2026, omzet yang terkumpul sudah mencapai Rp439 juta.

Venessa menilai capaian tersebut menunjukkan bahwa akses pemasaran memiliki peran penting dalam membantu UMKM berkembang. Menurutnya, produk-produk Solo memiliki banyak potensi untuk diperkenalkan di lokasi strategis seperti bandara.

“Ini menjadi peluang yang sangat baik untuk UMKM Solo. Kita memiliki banyak produk unggulan, baik fashion, kuliner, kerajinan, maupun produk kreatif lainnya,” ujar Venessa.

Ia mengatakan, pelaku UMKM tidak cukup hanya mengandalkan kualitas produk. Kemasan, merek, legalitas, hingga kemampuan pemasaran juga perlu diperkuat agar mampu bersaing ketika mendapatkan akses pasar baru.

“UMKM Solo harus terus naik kelas. Bukan hanya produknya yang bagus, tetapi juga kemasannya, branding-nya, legalitasnya, dan kemampuan memasarkannya,” katanya.

Saat ini, UKM Jateng Corner menampung 142 UMKM. Rinciannya, 88 pelaku usaha berasal dari sektor fashion dan 54 lainnya bergerak pada bidang makanan serta minuman.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen yang hadir mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi turut menyoroti perkembangan tersebut. Ia menyebut bertambahnya jumlah pelaku usaha menjadi tanda bahwa ruang pemasaran itu memberi manfaat.

“Yang paling utama adalah di UKM Corner ini semakin banyak pelaku UKM yang masuk. Ada peningkatannya,” kata Taj Yasin.

Ke depan, ia mendorong koneksi antara ruang promosi UMKM di bandara dan stasiun. Selain memperluas pemasaran, kualitas produk dan sertifikasi halal juga dinilai perlu terus diperkuat.

 

Redaktur : Silvia Agnes

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here