Home Berita Waspada! 12 Motor Digondol Remaja di Sragen Gara-Gara Kunci Masih Nempel

Waspada! 12 Motor Digondol Remaja di Sragen Gara-Gara Kunci Masih Nempel

104
0

LINGKARSOLO, SRAGEN – Kasus pencurian kendaraan bermotor kembali terjadi di wilayah Sragen. Modusnya terbilang sederhana, namun masih sering terjadi di tengah masyarakat. Seorang remaja berinisial MAK (15) diamankan setelah diduga melakukan serangkaian pencurian sepeda motor dengan memanfaatkan kelalaian pemilik yang meninggalkan kunci di kendaraan.

Peristiwa tersebut diungkap jajaran polres Sragen dalam pers release, belum lama ini. Lokasi kejadian berada di teras rumah milik korban berinisial WS, warga Dukuh Kembang, Desa Jetis, Kecamatan Sambiruk, Kabupaten Sragen. Saat itu, sepeda motor korban diparkir dalam kondisi kunci masih menempel.

Kasatreskrim Polres Sragen, AKP Catur Agus Yudo Praseno menjelaskan, pelaku merupakan anak di bawah umur yang saat ini tidak bersekolah dan tidak memiliki pekerjaan tetap. Dari hasil penyelidikan, remaja tersebut diketahui telah melakukan aksi serupa di sejumlah lokasi berbeda.

“Dari hasil pemeriksaan, pelaku ini sudah melakukan pencurian di sekitar 12 tempat kejadian perkara,” ujarnya.

Menurutnya, latar belakang keluarga menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi perilaku pelaku. Kurangnya perhatian dan pola asuh yang tidak optimal membuat pelaku terjerumus dalam tindakan melanggar hukum.

“Pelaku ini tidak mendapatkan pola didik sebagaimana mestinya dari lingkungan keluarganya,” tambahnya.

Dalam menjalankan aksinya, pelaku tidak menggunakan alat khusus. Ia hanya mencari sepeda motor yang ditinggal dalam kondisi kunci masih tergantung. Situasi tersebut dimanfaatkan untuk membawa kabur kendaraan dengan mudah.

“Modusnya sederhana, pelaku hanya memanfaatkan kelalaian pemilik yang meninggalkan kunci di sepeda motor,” jelas AKP Catur.

Lebih lanjut, terungkap bahwa pelaku tidak selalu menjual kendaraan hasil curiannya. Sepeda motor tersebut justru digunakan untuk keperluan pribadi. Namun, saat membutuhkan uang, pelaku melepas beberapa bagian kendaraan untuk dijual.

“Motornya dipakai sendiri. Tapi kalau butuh uang, dia melepas bagian tertentu seperti komponen rem untuk dijual,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakapolres Sragen, Kompol Nunung Farmadi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat memarkir kendaraan. Ia menegaskan pentingnya memastikan kunci tidak tertinggal serta menambah sistem pengamanan.

“Lebih mawas terhadap kendaraannya. Kalau diparkir, kuncinya jangan ditinggal. Kalau perlu ditambah pengaman lain,” pesannya.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa kelalaian kecil dapat berujung pada kerugian besar. Polisi berharap masyarakat bisa lebih disiplin dalam menjaga kendaraan, sehingga peluang tindak kejahatan dapat diminimalisir.

Dengan meningkatnya kasus serupa, kesadaran akan keamanan pribadi menjadi hal yang sangat penting. Jangan sampai kejadian ini terulang hanya karena lupa mencabut kunci kendaraan.

 

Redaktur : Silvia Agnes

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here