Home Berita Pariwisata Jadi Prioritas Jateng 2027, Respati Dorong Solo Raya Punya Rencana Induk...

Pariwisata Jadi Prioritas Jateng 2027, Respati Dorong Solo Raya Punya Rencana Induk Wisata Bersama

90
0

LINGKARSOLO, BOYOLALI – Arah pembangunan Jawa Tengah mulai bergeser ke sektor pariwisata. Setelah fokus pada pembangunan infrastruktur dan penguatan ketahanan pangan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan sektor wisata sebagai salah satu motor pertumbuhan ekonomi pada 2027.

Hal itu mengemuka dalam Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2026 yang digelar di Pendopo Gede Boyolali, Selasa (2/6/2026). Forum tersebut mempertemukan kepala daerah se-Jawa Tengah untuk membahas strategi pembangunan daerah pada tahun-tahun mendatang.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menjelaskan, pembangunan dilakukan secara bertahap. Menurutnya, pondasi infrastruktur dan sektor pangan harus diperkuat terlebih dahulu sebelum mendorong sektor lain yang mampu memberikan nilai tambah ekonomi lebih luas.

“Setelah infrastruktur dan ketahanan pangan diperkuat, tahun 2027 kita fokus pada pengembangan pariwisata berkelanjutan karena sektor ini memiliki potensi besar dalam meningkatkan pendapatan daerah,” kata Ahmad Luthfi.

Ia menilai sektor wisata memiliki keunggulan karena mampu menggerakkan berbagai aktivitas ekonomi masyarakat, mulai dari usaha kuliner, penginapan, transportasi, hingga produk UMKM. Selain itu, pengembangan wisata juga tidak selalu bergantung pada eksploitasi sumber daya alam.

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Surakarta Respati Ardi mengusulkan adanya Rencana Induk Pariwisata Solo Raya yang disusun bersama seluruh pemerintah daerah di kawasan tersebut. Menurutnya, potensi wisata di Solo Raya akan lebih kuat jika dikembangkan secara terintegrasi dibanding berjalan sendiri-sendiri.

Respati menyebut setiap daerah memiliki daya tarik berbeda yang dapat saling melengkapi. Karena itu, diperlukan perencanaan bersama agar wisatawan yang datang tidak hanya berkunjung ke satu daerah, tetapi menjelajahi berbagai destinasi di wilayah Solo Raya.

“Kami mengajak seluruh kepala daerah di Solo Raya untuk bersama-sama menyusun rencana induk pariwisata Solo Raya. Potensi yang dimiliki masing-masing daerah sangat besar dan bisa saling mendukung,” ujarnya.

Menurut Respati, Surakarta siap mengambil peran dalam membangun konektivitas kawasan. Selain dikenal sebagai kota budaya, Solo juga sedang mengembangkan wisata kesehatan dan olahraga sebagai bagian dari penguatan sektor pariwisata.

Gagasan tersebut sejalan dengan rencana Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang menjadikan pariwisata berkelanjutan sebagai fokus pembangunan 2027.

Respati berharap, melalui kolaborasi antardaerah, sektor wisata mampu menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Solo Raya dan Jawa Tengah.

 

Redaktur : Silvia Agnes

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here