lingkarsolo.com – Upaya menjaga kebersihan ruang publik kembali dilakukan jajaran kepolisian bersama pemerintah daerah di Kabupaten Sragen. Pada Jumat pagi (20/2/2026), kawasan Pasar Bunder Sragen menjadi lokasi kegiatan bersih-bersih dalam program Gerakan Indonesia ASRI yang mengusung semangat Aman, Sehat, Resik, dan Indah.
Kegiatan tersebut melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta jajaran Polres Sragen. Aksi lapangan dipimpin langsung oleh Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, bersama Kapolres Sragen, AKBP Dewiana Syamsu Indyasari. Sejumlah pejabat utama kepolisian, personel Samapta, dan perwakilan instansi terkait turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Sejak pukul 07.00 WIB, ratusan personel gabungan mulai menyebar ke berbagai sudut pasar tradisional terbesar di Sragen itu. Mereka membawa sapu, alat pengangkut sampah, serta perlengkapan kebersihan lainnya. Sampah yang berserakan dibersihkan, saluran air dirapikan, dan fasilitas umum ditata ulang agar lebih nyaman digunakan pedagang maupun pembeli.
Kehadiran pimpinan daerah dan aparat keamanan di tengah aktivitas pasar menjadi bukti komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang tertib dan sehat. Sinergi antara kepolisian, pemerintah kabupaten, dan unsur Forkopimda terlihat dari kekompakan seluruh peserta selama kegiatan berlangsung.
Gerakan Indonesia ASRI tidak sekadar aksi bersih-bersih. Program ini juga menekankan pentingnya keterkaitan antara kebersihan, keamanan, dan kesehatan masyarakat. Lingkungan pasar yang terawat dinilai dapat mengurangi potensi gangguan ketertiban sekaligus mendukung kelancaran roda perekonomian warga.
Selain membersihkan area pasar, personel Samapta juga melakukan pendekatan persuasif kepada para pedagang. Mereka mengajak masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan sebagai tanggung jawab bersama. Imbauan tersebut disampaikan secara humanis, sehingga para pedagang merasa dilibatkan, bukan sekadar menjadi objek kegiatan.
Suasana kegiatan berjalan tertib dan lancar. Para pedagang serta warga sekitar menyambut baik aksi kolaboratif tersebut. Banyak yang mengapresiasi kekompakan aparat dan pemerintah daerah yang turun langsung membantu membersihkan pasar.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif bahwa pasar yang bersih dan tertata rapi mencerminkan budaya masyarakat yang peduli lingkungan. Dengan kondisi yang aman, sehat, dan nyaman, aktivitas jual beli pun dapat berlangsung lebih optimal dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.
Redaktur : Silvia Agnes








