Home Berita Warga Karangtengah Dikejutkan Temuan Pria Gantung Diri di Dalam Rumah

Warga Karangtengah Dikejutkan Temuan Pria Gantung Diri di Dalam Rumah

150
0

lingkarsolo.com – Seorang pria berinisial D.K. (31), warga Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Sragen, ditemukan meninggal dunia di dalam kamar sebuah rumah di wilayah Kampung Klitik, Kabupaten Sragen, Senin (23/2/2026) pagi. Korban diketahui bernama Dwi Karyadi, seorang pelajar/mahasiswa.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 09.00 WIB. Salah satu warga yang juga saksi, Suparni, merasa curiga karena korban tidak terlihat keluar rumah seperti biasanya. Padahal, sehari sebelumnya, Minggu (22/2/2026), saksi sempat berbincang dengan korban di depan rumah dalam kondisi normal.

Karena korban tak kunjung terlihat, Sugiayatno berinisiatif memeriksa ke dalam kamar yang ditempati korban di rumah milik Kasimin. Saat pintu kamar dibuka, korban ditemukan dalam posisi tergantung menggunakan seutas kain gorden berwarna merah. Warga kemudian memastikan kondisi korban dan segera melaporkan kejadian itu ke Polsek Sragen Kota sekitar pukul 09.20 WIB.

Mendapat laporan tersebut, petugas dari Polsek Sragen Kota bersama tim Inafis Polres Sragen langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Saat ditemukan, korban dalam posisi miring menghadap ke barat di dalam ruangan. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan awal dan visum luar bersama tenaga medis dari Puskesmas Sragen.

Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban selain bekas jeratan di leher. Terdapat luka jerat dengan kedalaman kurang lebih 7 sentimeter dan lebar sekitar 1 sentimeter. Lidah korban juga dalam kondisi menjulur dan tergigit. Selain itu, ditemukan cairan yang keluar dari tubuh korban, yang menurut tim medis merupakan hal yang lazim terjadi pada kasus gantung diri.

Dokter Puskesmas Sragen, dr. Dian Apriasanti, menyampaikan bahwa korban diperkirakan telah meninggal dunia dalam rentang waktu antara satu hingga kurang dari 12 jam sebelum ditemukan. Hasil visum luar juga memastikan tidak ada luka robek maupun tanda penganiayaan pada tubuh korban.

Polisi telah menerima laporan, melakukan olah TKP, serta melaporkan kejadian ini kepada pimpinan. Berdasarkan keterangan keluarga dan warga sekitar, korban tidak memiliki riwayat penyakit tertentu. Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman lebih lanjut terkait peristiwa tersebut.

 

Redaktur : Silvia Agnes

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here