LINGKARSOLO, SRAGEN – Musim kemarau mulai membuat sebagian warga di Kecamatan Gesi, Kabupaten Sragen, kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih. Kondisi tersebut salah satunya dirasakan masyarakat Desa Srawung yang berada di wilayah utara Bengawan Solo.
Sebanyak empat tangki air bersih disalurkan kepada warga Desa Srawung pada Senin (11/8/2026) siang. Bantuan tersebut diberikan oleh Dewan Pimpinan Pusat Partai Solidaritas Indonesia (DPP PSI) Tanggap Bencana untuk membantu masyarakat yang mengalami keterbatasan sumber air.
Penyaluran dilakukan di empat titik. Di RT 05 Dukuh Grengseng, bantuan diperuntukkan bagi 52 kepala keluarga atau 161 jiwa. Sedangkan RT 04 Dukuh Grengseng tercatat sebanyak 78 KK dengan jumlah 233 jiwa.
Dua titik lainnya berada di Kenthoro RT 11 dan Padas RT 12. Di Kenthoro terdapat 43 KK atau 113 jiwa, sementara Padas dihuni 42 KK dengan jumlah 102 jiwa yang menerima bantuan.
Secara keseluruhan, distribusi air bersih tersebut menjangkau 215 kepala keluarga atau sebanyak 609 jiwa di Desa Srawung.
Perwakilan Pemerintah Desa Srawung, Pongky menyampaikan, bantuan air bersih sangat berarti bagi masyarakat. Terlebih, warga selama ini harus mencari sumber air dari wilayah lain karena ketersediaan air di sekitar permukiman semakin terbatas.
“Alhamdulillah ini berjalan dengan lancar. Dengan adanya bantuan-bantuan seperti ini, kami hanya memberikan contoh yang baik untuk komunitas-komunitas lain dan juga instansi,” kata Pongky.
Ia menjelaskan, sebelum mendapatkan bantuan, masyarakat memanfaatkan sumber air yang berada di kawasan pinggiran desa. Salah satu sumber yang digunakan warga berasal dari fasilitas Pamsimas.
Namun, ketersediaan air dari sumber tersebut belum mampu mencukupi seluruh kebutuhan masyarakat. Warga pun harus saling berbagi agar kebutuhan air sehari-hari tetap terpenuhi.
“Masyarakat mengambilnya di wilayah pinggiran desa, yaitu di Pamsimas yang sumbernya juga tidak mencukupi, sehingga saling berbagi di berbagai wilayah,” ujarnya.
Pongky berharap penanganan kekurangan air bersih tidak berhenti pada pemberian air melalui tangki. Menurutnya, perlu ada langkah jangka panjang untuk menyediakan sumber air yang mampu memenuhi kebutuhan warga.
“Kami berharap ke depannya warga masyarakat yang kekurangan air, khususnya di wilayah utara Bengawan Solo, tidak kekurangan air lagi,” tuturnya.
Dalam pemberian bantuan ini, nama Ketua DPP PSI Tanggap Bencana, Jepri, S.IP, dan Suroto, S.T, tercatat dalam kegiatan bantuan air bersih tersebut.
Penyaluran air ini menjadi salah satu upaya membantu warga menghadapi keterbatasan air selama musim kemarau. Kondisi sumber air di sejumlah wilayah Gesi masih perlu mendapat perhatian agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.
Oleh : Widodo
Redaktur : Silvia Agnes









