LINGKARSOLO, SURAKARTA – Pemerintah Kota Surakarta mulai bersiap menindaklanjuti kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang telah diperbarui oleh pemerintah pusat. Kebijakan ini rencananya akan segera diterapkan di lingkungan pemerintahan Kota Solo dengan sejumlah penyesuaian sesuai kebutuhan daerah.
Ditemui dalam kegiatan Pasca Libur Nasional, Rabu (25/03) pagi, Wali Kota Solo Respati Ardi menyampaikan bahwa penerapan WFA di Solo tidak akan dilakukan secara sembarangan. Pemerintah kota akan terlebih dahulu melakukan kajian mendalam untuk memastikan kebijakan tersebut berjalan efektif tanpa mengganggu pelayanan kepada masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa konsep WFA sebenarnya bukan hal baru bagi Pemkot Solo. Sistem serupa juga telah diterapkan dalam kondisi tertentu. Oleh karena itu, evaluasi akan dilakukan untuk melihat sejauh mana efektivitas kebijakan tersebut jika kembali diterapkan dalam skala yang lebih luas.
“Pelayanan kepada masyarakat tidak akan kita kurangi. Justru pelayanan yang berhubungan langsung dengan masyarakat akan kita optimalkan,” ujar Respati.
Menurutnya, sektor pelayanan publik akan tetap menjadi prioritas utama. Sementara itu, pekerjaan yang tidak bersentuhan langsung dengan masyarakat akan disesuaikan agar lebih efisien melalui sistem kerja fleksibel.
Respati juga mengungkapkan bahwa instruksi terkait penerapan WFA dari pemerintah pusat sebenarnya sudah diterima oleh pemerintah kota. Saat ini, Pemkot Solo tinggal menyesuaikan implementasi kebijakan tersebut dengan karakteristik masing-masing sektor kerja di lingkungan pemerintahan.
“Sudah turun, kita tinggal melaksanakan dengan penyesuaian ketentuan sektor,” jelasnya.
Terkait waktu pelaksanaan, Respati memastikan bahwa kebijakan ini akan segera dijalankan dalam waktu dekat. Pemerintah kota kini tengah mematangkan berbagai aspek teknis sebelum resmi diterapkan.
“Secepatnya akan kita laksanakan,” tegasnya.
Dengan langkah ini, Pemkot Solo berharap dapat meningkatkan efisiensi kerja tanpa mengurangi kualitas pelayanan publik. Kebijakan WFA diharapkan mampu menjadi solusi adaptif di tengah dinamika kerja pemerintahan yang terus berkembang.
Redaktur : Silvia Agnes








